<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4900075683432137957</id><updated>2012-02-16T04:59:36.217-08:00</updated><title type='text'>Blog Pendidikan dan Ekonomi Islam</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://imampunarko.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>imampunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16629455038424990242</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Kjv7Ca--YVU/Sic3sgs5oDI/AAAAAAAAACc/azJL4Ubjhxg/S220/P5010265.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>26</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4900075683432137957.post-6776928544243463600</id><published>2011-12-26T04:26:00.000-08:00</published><updated>2011-12-26T04:26:10.644-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>entah kenapa begitu sepi diri ini, bukan permasalahan cinta atau mengejar sunahnya yang indah pernikahan (istilah dari rekan saya) bukan masalah itu. entah ada hal besar yang mengganjal hati ini, sangat besar, mungkin karena organisasi yang saya naungi begitu besar dengan ribuan orang-orang besar bahkan berpotensi lebih besar dari yang saya bayangkan. bukan,,,bukan masalah organisasi. atau masalah keluarga yang selalu ingin melihat saya kuat dari segi financial, memang itu sunah atau bahkan kewajiban yang melekat dalam setiap ayat-ayat mega indah dimana zakat bersanding dengan shalat, dimensi harta bersanding dengan ibadah ke ibadah langsung ke Allah SWT, tapi bukan itu pula yang membuat hati ini begitu bingung untuk menentukan arah.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dalam organisasi yang saya pimpin saya begitu kuat, sangat kuat, sepertinya rekan-rekan saya bingung ingin mengerjakan apa, didaerahnya yang ternyata penyebaran perjuangan belum merata seperti pemerataan islam masuk ke Indonesia, mungkin kita butuh sosok.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kembali kemasalah pribadi, ada hal yang ingin dianalogikan agar ini jelas, tidak absurd, atau ambiguitas. pernah seketika ada seekor burung yang terbang hinggap kesana dan kemari, tidak ada yang meminta ia menjadi seekor burung, tapi ketetapan Allah SWT dan itu pasti yang terbaik yang menyebabkan burung itu menjadi anugrah dan ayat-ayat tuhan yang dapat dibaca sewaktu-waktu. ya,, burung ia bebas dengan takdirnya sebagai burung, tapi ternyata burung itu punya masalah ia hidup dalam suasana yang ternyata tidak mendukungnya menjadi burung, ia terbang bebas tapi dirinya tersangkar oleh alam, mungkin karena perburuan burung yang tinggi, atau merasa kesepian karena terjerat dalam kenyataan bahwa ia bahkan teman-temannya yang telah lebih dulu diburu, untuk menjadi sekedar hiasan dalam sangkar atau di perjudikan dalam sebuah arena kicau burung.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ya, perasaaan saya sama persis seperti burung itu,saya di jerat oleh keadaan dimana sewaktu-waktu keadaan paling kritis bisa hadir, tapi toh perasaan saya, saya masih terbang bebas... dengan kesadaran sewaktu-waktu bahwa akan ada fenomena bahwa saya akan tertangkap atau kalau saya semakin nakal saya akan tertembak.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;saya burung yang sadar akan seleksi alam, kemudian saya tetap terbang seakan tidak terjadi sesuatu apapun, kemudian berusaha mempersiapkan diri ketika bertemu dengan kawan-kawan lain yang mengingatkan kembali tentang ancaman yang ada. kemudian ku sempatkkan menjenguk dan menyadarkan kawanan burung lain yang terperangkap dalam sangkar yang terpuaskan di gemukkan hanya sampai masa manfaatnya, bahwa mereka berhak bebas.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ya, dunia ini seperti kawanan burung, ada yang merasa beruntung dalam sangkar dengan hiasan yang sewaktu-waktu makanan bisa datang. ada kawanan burung yang tidak terbang sama sekali karena takut akan keadaan bahkan resiko yang tidak dibayangkan, atau burung-burung yang terbang dengan perhitungan yang matang yang saya ingin menjadi bagian didalamnya,, tapi kebiasaaan saya belum menelurkan karakter seperti itu,,, hanya tekat trial and error yang menyebabkan saya terus bergerak.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ya, ini masalah terbesar saya, saya tidak bersedia mempersiapkan diri padahal ada kedua sayap yang senantiasa menerbangkan saya lebih tinggi dari kedudukan hari ini. semoga ini dapat saya lewati dengan baik. hingga kemudian yang saya baca adalah merupakan hal yang membuat mimik saya menjadi tersenyum.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4900075683432137957-6776928544243463600?l=imampunarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imampunarko.blogspot.com/feeds/6776928544243463600/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/12/entah-kenapa-begitu-sepi-diri-ini-bukan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/6776928544243463600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/6776928544243463600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/12/entah-kenapa-begitu-sepi-diri-ini-bukan.html' title=''/><author><name>imampunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16629455038424990242</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Kjv7Ca--YVU/Sic3sgs5oDI/AAAAAAAAACc/azJL4Ubjhxg/S220/P5010265.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4900075683432137957.post-6450378203376301383</id><published>2011-11-14T21:29:00.001-08:00</published><updated>2011-11-14T21:29:58.157-08:00</updated><title type='text'>Seminar Nasional Ekonomi Islam &amp; Rapat Pimpinan Nasional FoSSEI</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) dan BSO KSEI UNJ pada  tanggal 22 Oktober 2011, bertempat di gedung sertifikasi guru lantai 8,  telah mengadakan suatu even&amp;nbsp; nasional yaitu Seminar Nasional Ekonomi  Islam yang bertemakan &lt;em&gt;“Optimalisasi Peran Pendidikan dalam Memajukan  Ekonomi Islam”&lt;/em&gt;. Acara seminar nasional ini berlangsung dari pukul  09.00 WIB – 15.00 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara seminar nasional terbagi dalam dua sesi yang mengundang empat  pembicara. Yaitu: Dr. Agustianto Mingka, M.Ag., Dr. Euis Amalia M.Ag.,  (Kaprodi FSH Muammalat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), Ali Sakti  (Peneliti junior Bank Indonesia) dan Aziz Budi Setiawan, SEI., MM.  (ketua program studi keuangan dan perbankan syariah,SEBI)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sesi pertama, Ibu Dr. Euis Amalia M.Ag dan Bapak Dr. Agustianto  Mingka, M.Ag. menyampaikan presentasinya mengenai “Peran Perguruan  Tinggi dalam Pengembangan Ekonomi Islam”. Selanjutnya, pada sesi kedua,  Bapak Ali sakti dan Bapak Aziz Budi Setiawan menyampaikan presentasi  mengenai “Membangun Sumber Daya Insani yang Berkualitas dalam  Pengembangan Ekonomi Islam.” Presentasi dari kombinasi empat pembicara  tersebut mampu mengobarkan semangat para ekonom robbani FoSSEI untuk  terus istiqomah mendakwahkan dan membumikan ekonomi islam seiring dengan  tantangan dan kemajuan zaman pada saat ini.&lt;br /&gt;Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan baik mahasiswa, masyarakat  umum, akademisi ekonomi syariah dan juga beberapa utusan perwakilan dari  pengurus regional FoSSEI serta perwakilan KSEI tiap daerah di  Indonesia. Mulai dari daerah regional sumatera, kalimantan, jawa,  jabodetabek, bengkulu, banten, dan lainnya. Dihadiri lebih dari 100  peserta hingga membuat ruang seminar hampir penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan kedepan, berharap bahwa perguruan tinggi dapat lebih berperan  aktif dalam menciptakan sumber daya insani yang siap menjawab tantangan  zaman dan juga kebutuhan di industri keuangan syariah yang terus tumbuh  berkembang. Sinergitas antara perguruan tinggi sebagai pencetak sumber  daya insani yang memahami aspek ekonomi islam dan manajemen keuangan  dapat menunjang industri keuangan syariah &amp;amp; lembaga yang bergerak di  bidang ekonomi syariah lainnya. Sehingga ekonomi islam dapat  tersosialisasi dengan baik kepada masyarakat luas.&lt;br /&gt;Setelah acara seminar nasional selesai, pada pukul 16.00 WIB, acara  dilanjutkan dengan rapat pimpinan nasional (rapimnas) yang dipimpin oleh  presidium nasional FoSSEI. Setelah acara Rapimnas dibuka, Para  presidium memberikan arahan umum terkait kebijakan FoSSEI kedepan.  Setelah itu, diadakan juga pertemuan antara koordinator regional  (korreg) tiap daerah dengan presidium nasional terkait kebijakan FoSSEI  yang akan diteruskan/dilaksanakan oleh pengurus regional dan beberapa  agenda kedepan.&lt;br /&gt;Dan untuk para utusan KSEI, diadakan juga workshop&amp;amp;sharing  kaderisasi yang dipimpin oleh departemen nasional (Depnas) kaderisasi.  Acara tersebut berlangsung sangat interaktif antara depnas dan utusan  KSEI. Workshop tersebut membahas terkait kurikulum DEI, waktu  pelaksanaan DEI, muatan materi DEI, dan perlu adanya acara roadshow oleh  regional/komsat untuk menjelaskan isi buku manajemen KSEI.&lt;br /&gt;Forum Silaturahiim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) dan BSO KSEI UNJ pada  tanggal 23 Oktober 2011, bertempat di Wisma Haji Indonesia, Cempaka  Putih – Jakarta, mengadakan lanjutan dari rapat pimpinan nasional  (Rapimnas) Acara ini masih membahas terkait arah kebijakan&amp;amp;strategi  FoSSEI kedepan dalam membumikan ekonomi islam pada waktu pagi harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan kali ini, hadir Pak Hendro Wibowo selaku presidium  nasional korps alumni FoSSEI yang juga merupakan mantan presidium  nasional FoSSEI dan juga Pak Ali Sakti selaku dewan pembina FoSSEI. Para  tokoh tersebut datang untuk memberikan spirit taujih (motivasi) kepada  para pengurus KSEI/Regional daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir/penutupan acara sekitar pukul 12.30 WIB, dibacakanlah  kesimpulan yang menjadi ringkasan dari Rapimnas yang telah dilaksanakan  selama dua hari. Tiap presnas membacakan kesimpulan dan hasil  kebijakannya. Kemudian, imam punarko selaku koordinator presidium  nasional FoSSEI membuat manifesto Rapimnas FoSSEI 2011 yang merupakan  ikhtisar dari seluruh kebijakan yang telah dirumuskan selama Rapimnas.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4900075683432137957-6450378203376301383?l=imampunarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imampunarko.blogspot.com/feeds/6450378203376301383/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/11/seminar-nasional-ekonomi-islam-rapat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/6450378203376301383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/6450378203376301383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/11/seminar-nasional-ekonomi-islam-rapat.html' title='Seminar Nasional Ekonomi Islam &amp; Rapat Pimpinan Nasional FoSSEI'/><author><name>imampunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16629455038424990242</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Kjv7Ca--YVU/Sic3sgs5oDI/AAAAAAAAACc/azJL4Ubjhxg/S220/P5010265.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4900075683432137957.post-3035102913747476184</id><published>2011-07-10T06:34:00.000-07:00</published><updated>2011-07-10T06:34:35.178-07:00</updated><title type='text'>takut</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div class="separator" style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-9LGhjPBvwsg/ThmqTRdrdJI/AAAAAAAAAE8/oMhotvmWAco/s1600/Jangan-Pernah-Takut-Sedih-Takut-Patah-Hati-atau-Takut-Kesepian-300x300.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" m$="true" src="http://4.bp.blogspot.com/-9LGhjPBvwsg/ThmqTRdrdJI/AAAAAAAAAE8/oMhotvmWAco/s1600/Jangan-Pernah-Takut-Sedih-Takut-Patah-Hati-atau-Takut-Kesepian-300x300.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 10pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;Takut, entah apa yang kurasakan ini wajar atau tidak??? Takut melalaikan dakwah ini, takut terdampar dalam lautan kemalasan, takut terjelembab dalam kebiasaan tanpa makna, takut kontribusi ini tidak bernilai. Apalah artinya hidup ini kalau tidak sadar akan hari penghisaban, tidak sadar dimana amal kita ditimbang, atau ketika yang maha kuasa pada saat itu membuka semua tabir alam semesta. Dimanakah diri kita pada saat itu, padahal diri kita di alam ini saja sudah tidak punya arti. Kembali keketakutan awal mungkin anda sendiri pernah merasakannya, ada berbagai macam cara, teori, dan formula untuk hal ini, akan tetapi sepertinya hari ini hal itu tidak berguna, tidak urgensi untuk di uji satu persatu kemudian tanpa sadar semuanya tidak berguna. Semoga Allah SWT memberikan saya kesabaran dalam hal ini, dan anda salah satu orang yang menengadahkan tangan untuk saya, untuk jiwa ini yang merasa berat, sesak,dan&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;serak. Entah kenapa saya seperti menelan pil super pahit yang menancapkan duri-duri disekitar kerongkongan saya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 10pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;Satu hal yang membuat saya kuat hingga hari ini adalah optimisme, sebuah perasaan seorang anak yang dulunya tidak bisa apa- apa kemudian memiliki emosional yang kuat terhadap perkembangan prinsip islami. lalu amanah itu menumpuk di otak belakang, sebagian menjadi energi hingga menambah lekukan otak ini hingga lebih cerdas, sebagian dirasakan tubuh ini menjadi penyakit yang membuat tabunan dosa membara kembali menaikan kembali berat timbangan pahala yang selalu saya amini, sebagian lagi menjadi catatan yang harus dipertanggung jawabkan kelak, dan saya berlindung dari yang terakhir ini. Optimisme ini yang sampai hari ini menyadarkan saya bahwa amanah ini tidak salah,&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;ia harus di nikmati sebagai sebuah anugerah terindah, kesempatan yang Allah SWT berikan kepada saya, dan mengingatkan saya bahwa pemimpin satu kakinya di surga dan kaki lainnya disurga. Ia bisa menduplikasi pahala yang hari ini saya kerjakan, atau menumpuk dosa yang hari ini saya tidak perhitungkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 10pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;Jika anda merasakan ini segera minta tamparan rekan dekat anda, atau segera mengepel lantai masjid. Karena bisa jadi kita telah melupakan ukhuwah berjamaah, atau lupa mendekatkan diri kepada sang pencipta. Akan tetapi, ketika saya sendiri ingin melakukan kedua hal ini, saya selalu mendapatkan perhatian kasih sayang saudara yang memberikan sentuhan halus pada hati ini, kemudian tamparan itu terasa begitu merangsang aura jihadiyah dalam diri ini, atau ketika saya mencoba hal yang kedua, saya dapatkan masjid selalu bersih untuk orang yang mensucikan, kemudian melihat bahwa orang-orang penjaga masjidlah yang paling memiliki ketenangan di dunia ini, ia tidak terseok-seok mengejar dunia, ia tidak kehausan akan nilai ruhiah, dan di wajahnya menjawab bahwa aku ini orang soleh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 10pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;Semoga ketakutan saya diatas bisa luntur dengan optimisme kecil bahwa kita masih punya sesuatu yang harus di sukuri, yaitu, nikmat islam yang hari ini terus kita banggakan, nikmat iman yang hari ini menghindari kita dari kehinaan, atau nikmat ukhuwah yang telah menunjukkan kita sendiri. Kita masih dirindukan dengan segala kekurangan kita, di tengah kehancuran tatanan kita masih berusaha membangun tatanan itu walaupun bangunan itu dihancurkan oleh seribu, sejuta, dan seluruh manusia. Kita masih yakin dan menyakini seandainya sudah tidak ada lagi yang tersisa untuk berjuang maka pastikan kalau diri kita telah tiada. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 10pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri;"&gt;renungan pribadi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 10pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0in 0in 10pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4900075683432137957-3035102913747476184?l=imampunarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imampunarko.blogspot.com/feeds/3035102913747476184/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/07/takut.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/3035102913747476184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/3035102913747476184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/07/takut.html' title='takut'/><author><name>imampunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16629455038424990242</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Kjv7Ca--YVU/Sic3sgs5oDI/AAAAAAAAACc/azJL4Ubjhxg/S220/P5010265.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-9LGhjPBvwsg/ThmqTRdrdJI/AAAAAAAAAE8/oMhotvmWAco/s72-c/Jangan-Pernah-Takut-Sedih-Takut-Patah-Hati-atau-Takut-Kesepian-300x300.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4900075683432137957.post-6669384573633471198</id><published>2011-06-30T02:21:00.000-07:00</published><updated>2011-06-30T02:22:03.243-07:00</updated><title type='text'>Pelopor Perubahan (karakter Ekonom Rabbani no 3)</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;&lt;m:dispdef&gt;&lt;m:lmargin m:val="0"&gt;&lt;m:rmargin m:val="0"&gt;&lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;&lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;&lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;&lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;&lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt;&lt;/m:wrapindent&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Salah satu keunikan Abu Bakar As Shidiq adalah beliau selalu mendahului sahabat-sahabat yang lain dalam amal perbuatan, Beliau sangat mulia mendapatkan kesempatan hijrah bersama baginda Rasullulah SAW, menginfakkan seluruh hartanya ketika sahabat yang lain loyal memberikan separuh, setengah, dan seperempat, melakukan tiga amalan sekaligus sebelum subuh (Berinfak, Ta’ziyah, dan menjenguk orang sakit), membuat sang singa padang pasir Umar Bin Khatab merasakan beban yang sangat berat dengan ketabahan dan kesabarannya, dan jutaan tindakan lain yang membuat Jibril tidak mampu menghitung bobot amal perbuatannya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;&lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt;&lt;/m:wrapindent&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;      &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Abu Bakar As Shidiq merupakan Pribadi paling dinamis, kreatif,dan inovatif terutama ketika beliau beramal, seperti yang kita lihat diatas menunjukkan bahwa beliau senantiasa membuat amal-amal yang dinamis, kretif dan inovatif. Beliau senantiasa melakukan amalan dengan akurasi tinggi, tanpa menunggu titah agung Rasullulah SAW, seperti para sahabat lain yang melakukan amalannya akibat stimulus yang Rasullulah SAW sampaikan. Introspeksi paling mendasar kita adalah apakah sosialisasi kita terkait ekonomi islam sudah memenuhi satu atau lebih dari aspek diatas. Abu Bakar As Shidiq merupakan salah contoh konkret ekonom rabbani sesungguhnya, beliau melakukan tindakan ekonomi makro yang tidak hanya menyentuh aspek duniawi tetapi juga akhirat. Beliau (Abu Bakar) melakukan jual beli yang sangat mahal, lebih mahal daripada sepuluh kali lipat pahala yang dijanjikan Allah SWT kepada siapa saja yang senantiasa beramal.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Era dimana posisi dakwah Ekonomi islam kita masih tataran membangun kepribadian, ekonom Rabbani yang dinamis, kreatif dan inovatif merupakan syarat penting untuk membumikan ekonomi islam. Ketiga ranah ini membuktikan sebuah perjuangan yang tidak kaku, dan komplementer. Ia dakwah yang senantiasa membutuhkan amalan-amalan paling visioner dan substantif. Sehingga masyarakatnya dapat merasakan langsung dampak dari perjuangan kita. Dalam sebuah seminar saya sempat menyampaikan bahwa FoSSEI hari ini memiliki kontribusi rill dalam pembumian ekonomi islam di Indonesia disebabkan &amp;nbsp;oleh pejuangnya yang senantiasa bahagia berkeringat dalam beramal, ikhtiarnya melalui keteladanan sehari-hari.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya kita berikhtiar, perjuangan kita ibarat sebuah pohon yang menghasilkan buah yang manis kemudian menumbuhkan pohon-pohon sejenis yang buahnya menjangkau seluruh dataran yang ada. Dakwah kita senantiasa menjadi inspirasi bagi pejuang setelahnya. Kita tidak luntur karena pengaruh zaman atau perubahan situasi yang paling ekstrime sekalipun, karena dakwah kita merupakan merupakan sentuhan kecil yang menghadirkan sentuhan-sentuhan besar perjuangan ekonomi islam. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4900075683432137957-6669384573633471198?l=imampunarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imampunarko.blogspot.com/feeds/6669384573633471198/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/06/pelopor-perubahan-karakter-ekonom.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/6669384573633471198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/6669384573633471198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/06/pelopor-perubahan-karakter-ekonom.html' title='Pelopor Perubahan (karakter Ekonom Rabbani no 3)'/><author><name>imampunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16629455038424990242</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Kjv7Ca--YVU/Sic3sgs5oDI/AAAAAAAAACc/azJL4Ubjhxg/S220/P5010265.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4900075683432137957.post-7691239914459842623</id><published>2011-06-16T09:53:00.000-07:00</published><updated>2011-06-16T09:53:29.500-07:00</updated><title type='text'>Persaudaraan</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-A3mniRTHbN4/Tfo0tBQG7KI/AAAAAAAAAE4/RDL-st4t8Cw/s1600/5490_1063793569937_1678933943_128973_99458_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-A3mniRTHbN4/Tfo0tBQG7KI/AAAAAAAAAE4/RDL-st4t8Cw/s320/5490_1063793569937_1678933943_128973_99458_n.jpg" width="188" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="border: none windowtext 1.0pt; color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-border-alt: none windowtext 0cm; padding: 0cm;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: small; font-style: normal; line-height: normal;"&gt;&lt;/span&gt;“Pada hari kiamat Allah berfirman: Dimanakah orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku? Pada hari yang tiada naungan selain naungan-Ku ini, aku menaungi mereka dengan naungan-Ku.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;(Riwayat Muslim)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;Siapa yang tidak berharap dengan sebuah nikmat naungan pada saat semua orang membutuhkan pertolongan. Seorang anak tidak mengenal ibunya, ibu tidak mengenal anaknya, seorang suami tidak peduli dengan istrinya, dan seorang yang bersahabat karib bisa jadi musuh paling utama. Hari dimana semua orang berharap untuk bisa selamat dari siksa api neraka yang pada saat itu didekatkan oleh Allah SWT. &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Ya, saat itu naungan Allah SWT akan sangat kita harapkan, melalui nauangnnya kita bisa tenang dan tentram didalam huru-hara yang sangat besar itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;Kenyataan yang sangat luar biasa adalah bahwa Allah SWT memberikan naungannya kepada orang-“orang yang saling mencintai karena keagunganku (Allah SWT)”. Orang yang senantiasa bersabar tanpa mengeluh padahal dirinya layak, tanpa berduka disaat ia menderita, takut menyerah disaat kesempitan melingkupinya. Semoga kita menjadi orang-orang yang senantiasa mencintai karena Allah SWT, hingga disurganya kita disediakan tempat yang sangat mulia dan menjadi bahan cerita para nabi dan syuhada. Nabi Muhammad menjelaskan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="border: none windowtext 1.0pt; color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-border-alt: none windowtext 0cm; padding: 0cm;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="border: none windowtext 1.0pt; color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-border-alt: none windowtext 0cm; padding: 0cm;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;“Di sekeliling Arsy terdapat mimbar-mimbar dari cahaya yang ditempati oleh suatu kaum yang berpakaian dan berwajah (cemerlang) pula. Mereka bukanlah para nabi atau syuhada, tetapi nabi dan syuhada merasa iri terhadap mereka.” Para sahabat berkata, “Wahai Rasulullah, beritahukanlah kepada kami tentang mereka.” Beliau menjawab, “Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai, bersahabat, dan saling mengunjungi karena Allah.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;(Riwayat Nasa’i dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu)&lt;/span&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;Karakteristik Ekonom Rabbani No. 9 adalah mengedepankan ukhuwah dan amal jama’i, ukhuwah dan amal Jama’I merupakan satu kesatuan yang utuh, kedunya bagaikan 2 sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Ukhuwah sendiri berarti mengutamakan kerja sama antar kelompok menjauhi dari berburuk sangka, saling mendengki,&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dan membenci. Hadis Nabi bahkan memisalkan hubungan antara mukmin itu bagaikan hubungan anggauta badan dalam satu tubuh dimana jika ada satu anggauta badan menderita sakit, maka seluruh anggauta badan lainnya solider ikut merasakan sakitnya dengan gejala demam dan tidak bisa tidur. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;Hendaknya diantara sesama manusia tidak mengem¬bangkan fikiran negatif (buruk sangka), tidak mencari-cari kesalahan orang lain, tidak saling mendengki, tidak saling membenci, tidak saling membelakangi, tetapi kembangkanlah persaudaraan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;. (H R Abu Hurairah). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;Selanjutnya Amal Jama’I, secara bahasa &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;Amal Jama’i&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;(gerakan bersama) &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;berarti “sekelompok manusia yang berhimpun bekerja bersama untuk mencapai tujuan yang sama.”&lt;/span&gt; &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;FoSSEI sebagai wadah aktualisasi mahasiswa dalam mengembangkan ekonomi islam memiliki 2 Tujuan, &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Tujuan pertama&lt;/i&gt;, tercapainya komunikasi yang efektif, dan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;kedua,&lt;/i&gt; terwujudnya wahana aktualisasi. Hari ini setiap regional rata-rata memiliki 3 sampai 5 acara besar berskala nasional pertahun,&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;sehingga di 16 regional dapat tercipta antara 45 sampai 75 acara setiap tahunnya, belum termasuk acara yang dibuat oleh KSEI lingkup kampus. Ini merupakan sebuah bentuk akumulasi dari kegiatan amal jama’I yang sangat besar yang dapat membuat limbung ekonomi Liberal kapitalis bila pukulannya dilakukan dengan intensitas dan kuntatitas yang terjaga. Tidak usah ditanya berapa besar porsi pahala yang diterima dari keikhlasan rekan-rekan berjuang. Sebab dalam ibadah shalat saja amalan berjama’ah lebih besar dari pada sendiri/munfarid.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;Setidaknya fakta hari ini menunjukkan bahwa ukhuwah dan amal jama’I mempunyai peran yang sangat besar hingga FoSSEI bisa bertahan hingga hari ini. dakwah ini tidak layu dan terus mengakar, terus memiliki kekuatan, terus melangkah meneroboh rimba riba dan kapitalistik yang hari ini membelenggu kehidupan muslim. Pada satu kesempatan Temilnas Banjarmasin 2011 ukhuwah dan semangat amal jama’I ini sangat terasa melingkupi relung hati saya, hingga saya merasa mencitai dakwah ini karena ukhuwah yang terbina diantara para aktivisnya. Pada saat temilnas tersebut terjadi sedikit mis communication antara panitia dan peserta, peserta melakukan komunikasi ke salah satu presidium yang kemudian meminta izin kepada saya untuk melakukan konfirmasi. Ada satu cuplikan unik berupa perkataan yang dikatakan oleh akh william pada waktu itu, “saya berani menghadapi mereka karena di FoSSEI ukhuwahnya begitu terasa”. Inilah ukhuwah yang saya rasakan, dan jutaan ukhuwah lainnya yang tidak bisa di ceritakan dalam kata-kata atau tulisan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;Tulisan kali ini di buat ringan dan sederhana, dikarenakan ukhuwah dan amal jama’I yang saya rasakan di FoSSEI menciptakan dalam tulisan kali ini &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;perasaan sungkan dan khawatir saya timbul seandainya tulisan saya terlalu menggebu-gebu, menyebabkan sebagian dari jama’ah ini mengerutkan dahi. Setidaknya dari tulisan ringan ini membuktikan bahwa di organisasi ini menunjukkan ukhuwah dan amal jama’i kita belum mati dan kering. Ia masih subur laksana tumbuhan di pegunungan yang selalu mendapatkan intensitas air yang besar. Tetap lah bersemangat dalam berjama’ah, tinggalkan egosentris dan etnosentris yang mengganggu ikatan dakwah ini. semoga Allah SWT memudahkan jalan kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;Imam Punarko, saran dan kritik yang membangun sangat di butuhkan dalam melengkapi tulisan ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4900075683432137957-7691239914459842623?l=imampunarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imampunarko.blogspot.com/feeds/7691239914459842623/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/06/persaudaraan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/7691239914459842623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/7691239914459842623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/06/persaudaraan.html' title='Persaudaraan'/><author><name>imampunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16629455038424990242</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Kjv7Ca--YVU/Sic3sgs5oDI/AAAAAAAAACc/azJL4Ubjhxg/S220/P5010265.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-A3mniRTHbN4/Tfo0tBQG7KI/AAAAAAAAAE4/RDL-st4t8Cw/s72-c/5490_1063793569937_1678933943_128973_99458_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4900075683432137957.post-4693410018340417990</id><published>2011-06-14T19:22:00.000-07:00</published><updated>2011-06-14T19:22:50.255-07:00</updated><title type='text'>Ekonom Rabbani</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;Selain mengukuhkan visi&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Membumikan Ekonomi Islam”, setelah sempat mengalami perubahan beberapa tahun perjuangan. FoSSEI saat ini tengah mengembangkan sebuah konsep Ideologi yang kemudian di&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt; ejawantahkan&lt;/i&gt; dalam sebuah kalimat “ Ekonom Rabbani”. Sebagaimana namanya Ekonom Rabbani kita semua berharap FoSSEI benar-benar menjadi wadah organisasi kaderisasi yang mengisi tatanan perekonomian Islami yang hari ini kian mendapatkan respon di masyarakat. Seperti Anis Mata yang biasa mengaktualisasikan cinta dalam setiap tulisannya, maka hari ini saya ingin mencoba mendalami Ekonom Rabbani yang nyatanya punya filosofi nilai-nilai luhur manusia yang selalu menempatkan porsi kehidupan dunia dalam perspektif mengejar akhirat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ekonom Rabbani di bentuk atas segenap alasan rill yang hari ini diperlukan dalam sebuah masyarakat. Masih teringat segar di ingatan kita, para mahasiswa pada peristiwa 98 yang turun kejalan untuk menuntut perbaikan dimasyarakat. Namun, hari ini sebagian mereka menjadi tokoh di negara ini, dan dapat kita saksikan ternyata sebagian dari mereka terjerat dalam &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;neocorruption&lt;/i&gt; dan paham &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;kapitalisme &lt;/i&gt;yang jelas-jelas semakin menjerat masyarakat kita dalam lingkaran setan kemiskinan. Hanya sebagian kecil orang saja yang masih menanam dalam-dalam idealismenya, dan menerima konsekwensi bahwa orang seperti ini akan tenggelam karena tidak mendapat tempat di mata media manapun. Wacana ini diungkapkan kan oleh rekan saya, yang khawatir kalau saja kader FoSSEI dapat tersilaukan oleh pesona kapitalisme dan materialistik, sehingga nilai-nilai yang selama menjadi mahasiswa ia perjuangkan akan luntur tak berbekas. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sebuah kesadaran bahwa Kader FoSSEI harus memiliki karakteristik Ekonom Rabbani yang &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="mso-ascii-font-family: Calibri; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-hansi-font-family: Calibri;"&gt;menekankan pada Aqidah yang lurus, karakter kokoh, berdasarkan Al-Qur’an dan Al-Hadist, mengedepankan ukhuwah, amal jama’i, dll.&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; Rancangan ini yang kemudian diharapkan dapat menghadirkan fitrah seorang manusia yang mempunyai nilai-nilai ketuhanan dalam dirinya. Dalam buku ESQ dikatakan bahwa manusia di dunia ini memiliki sifat-sifat Asmaul Husna, seperti ingin menolong orang yang kesusahan (maha Penyayang), selalu mencintai kesucian ( yang maha suci), dll. Sifat ini yang berusaha dihadirkan kepada kader FoSSEI, bahwa seseorang yang semakin menyibukkan dirinya kepada Allah SWT secara otomatis ketokohannya dalam mendakwahkan ekonomi islam akan berkorelasi positif.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Suasana pertemuan FoSSEI yang saling mendekapkan semangat ukhuwah dalam setiap kesempatan, dengan nilai-nilai dakwah dalam mensyiarkan ekonomi islam, dan sikap kritis aplikatif dalam kegiatan keilmiahan merupakan salah satu dari proses internalisasi ekonom rabbani dalam kehidupannya. Ali Sakti salah satu pembina FoSSEI menyatakan seharusnya FoSSEI yang ideal dalam setiap aktivitasnya selalu menekankan pada kesederhanaan, menghindari makanan sisa yang terbuang, Standing party, pemborosan, dan hal-hal yang seharusnya dihindari karena lebih banyak kemudharatan. Merupakan hal mendasar yang seharusnya sudah tertanam dalam aktivitas yang dilaksanakan FoSSEI seperti seminar, workshop, kajian, dll. Dari kebiasaan sederhana ini wujud kepedulian para aktivis ekonom rabbani dapat terus di pupuk, terutama untuk hal-hal yang paling mendasar dalam kehidupan kita sehari-hari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dalam beberapa tahun kedepan, kita percaya bahwa para aktivis FoSSEI yang taat menjalankan kehidupan islaminya dengan mengacu kepada Ekonom Rabbani lah yang akan bertahan dan terus berada dalam lingkaran perjuangan ini. Aktivis ini yang kemudian terdepan dalam sebuah tatanan masyarakat dengan perjuangannya dalam membumikan ekonomi islam, ia dapat menempatkan dirinya dalam segala keadaan yang paling terburuk pun, hartanya di tangannya bukan dihatinya, kebiasaanya mencirikan ke zuhud an, hatinya terpaut pada kehidupan yang kekal yang pasti akan dia hadapi, perkataannya selalu optimis dan beraroma jihad, umurnya lebih panjang dari pada masa hidupnya, dan kebaikannya adalah contoh tauladan lingkungan tempatnya beraktivitas. Itulah para kader ekonom rabbani yang dinantikan masyarakat, sehingga pembumian ekonomi islam menjadi sebuah keniscayaan yang akan selalu ada pejuangnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Imam Punarko&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4900075683432137957-4693410018340417990?l=imampunarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imampunarko.blogspot.com/feeds/4693410018340417990/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/06/ekonom-rabbani.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/4693410018340417990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/4693410018340417990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/06/ekonom-rabbani.html' title='Ekonom Rabbani'/><author><name>imampunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16629455038424990242</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Kjv7Ca--YVU/Sic3sgs5oDI/AAAAAAAAACc/azJL4Ubjhxg/S220/P5010265.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4900075683432137957.post-4860715784393850202</id><published>2011-06-05T18:31:00.000-07:00</published><updated>2011-06-05T18:38:27.183-07:00</updated><title type='text'>Ukhuwah di Segenggam Tanah Syurga*</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-LOLh5j8c4TU/Tewt2ijNLmI/AAAAAAAAAEs/O1r52dSvwfU/s1600/ukhuwah1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-LOLh5j8c4TU/Tewt2ijNLmI/AAAAAAAAAEs/O1r52dSvwfU/s1600/ukhuwah1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Segenggam tanah surga yang dibuang ke bumi, itulah ungkapan yang di sematkan kepada negeri kerinci, negeri laiknya kuali tempat memasak, bentuknya cekung dikelilingi oleh pegunungan. Udara di wilayah ini sejuk dan cuacanya dingin seperti di kawasan bogor. Ketika malam wilayah ini menjadi ruang terbuka dengan pemandangan astronomi perbintangan yang sangat jelas, entah kenapa bintang di sini begitu berserakan dengan jajaran bintang yang lebih padat daripada jajaran bintang yang terlihat diwilayah lain, sepertinya bentuk cekung wilayah ini menjadi lensa superbesar yang menyediakan pemandangan yang sangat eksotik ini. Inilah kabupaten kerinci di propinsi Jambi, negeri yang masih alami dengan kebudayaan penduduknya yang masih memegang moral dan etika yang masih terjaga baik.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Kabupaten Kerinci sendiri memiliki objek wisata yang berdekatan, dan memiliki tingkat kealamian yang tersusun sebagaimana ia dibentuk oleh alam. Dari Air terjun di pegunungan sampai gambaran dataran rendah berupa danau dan kawah air panas. Dari gambaran sederhana ini layak disematkan kota Indah nan elegan yang menyebabkan ia dianggap bagian dari lempengan surga, kesejukannya membuat paru-paru bergairah menghela nafas panjangnya, membuat tubuh menggigil hingga sangat cocok untuk menjadi penguat struktur tubuh manusia. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Kota berkah ini memang harus tetap ada, karena dari keasrian kerinci kita dapat melihat bentuk rasa syukur kita kepada sang khalik. Pemerintah dan masyarakat seharusnya membuat tim yang menjaga wilayah ini dari sentuhan westernisasi, dari mangsa kapitalistik yang mengeruk potensi wilayahnya, dari hedonisme yang membuat individualistik masyarakatnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Disinilah FoSSEI SUMBAGTENG (Sumatera Bagian Selatan ) yang di antaranya menjadi titik pergerakan kelompok studi ekonomi islam(KSEI) diwilayah Riau, kep Riau, Jambi, Padang, Bukit Tinggi, dll dalam merangkai kegiatan dakwah Ekonomi Islam. Setiap regional memiliki karakteristiknya masing-masing, FoSSEI Jabodetabek dengan Kedekatan antar KSEInya, begitu juga FoSSEI Jogja, dan FoSSEI Banten. Selain 3 wilayah ini, wilayah FoSSEI memiliki keluasan wilayah, yang berkumpulnya saja dapat menjadi pundi-pundi amal ibadah mulai dari mencari dana, jarak perjalanan, sampai persiapan acara. Hal ini bisa menjadi contoh kita bersama untuk dapat belajar dari perjuangan rekan-rekan didaerah-daerah yang kian hari semakin militan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Setidaknya dari Mureg Sumbagteng yang diadakan di STAIN Kerinci kemarin kita dapat menangkap beberapa kelebihan dari Regional ini. Pertama, Wilayah ini memiliki potensi alam yang luas sehingga butuh tokoh ekonom rabbani yang mengelolanya. Kedua, wilayah perjuangan yang luas menjadi bagian penting sebagai penguat dan daya tahan militansi seseorang. Ketiga, informasi yang terbatas diharapkan dapat ditingkatkan sehingga meningkatkan sinergi antara lembaga-lembaga pengembang ekonomi islam dengan mahasiswa dalam membuat instrumen yang cocok untuk menggarap potensi alam yang masih belum terjamah. Keempat, wilayah yang masih kuat unsur kebudayaannya dengan nilai moral dan etika yang masih digenggam erat menjadi laboratorium paling baik dalam mengembangkan ekonomi islam.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Keuntungan-keuntungan ini diharapkan dapat ditingkatkan oleh para pejuang ekonomi islam di wilayah yang sampai saat belum terurus dengan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;becus&lt;/i&gt;(baik) ini. Karena karakteristik FoSSEI &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Merajut ukhuwah, dalam Dakwah, bernuansa Ilmiah&lt;/i&gt; ini diharapkan FoSSEI dapat menjadi alternatif dari kekosongan sistem perekonomian yang hari ini makin bernuansa eksploitatif. Menjadi pekerjaan rumah kita bersama seandainya FoSSEi dapat menjadi solusi sebelum permasalahan terjadi, di Wilayah Sumatera Bagian Selatan ini masyarakatnya masih menganut apa yang saya sebut enterpreneur kekeluargaan. Masyarakatnya memanfaatkan kreatifitasnya dalam menghasilkan produk dengan penjualan yang jaringan kekeluargaannya masih sangat kuat, sehingga dalam menghasilkan semisal dodol saja, maka sang enterpreneur masih mendapatkannya dari keluarga terdekat, dari mulai gula yang didapat dari paman, kelapa dari sepupu, dibuat dengan anak dan saudara kandung, ataupun jika harus kepasar maka barang yang dibeli biasanya dari teman bermain waktu kecil, dsb.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Konsep berjualan nan berkah serta makin jarang ditemukan di kota besar ini mesti menjadi titik fokus rekan-rekan ekonomi islam di FoSSEI. Kita lihat negeri cina yang hari ini menguasai Pasar Retail Indonesia sehingga hampir disetiap sudut dari bengkel sampai toko kelontok dikuasai warga keturunan cina ini, kemudian kerjasama ala Meiji di Jepang yang berhasil menguasai Otomotif di Indonesia bahkan di Dunia Internasional sampai saat ini, dan terakhir konsep persaudaraan zionis Yahudi yang dengan kebanggaan maha tinggi terhadap rasnya menciptakan pengusaan terhadap sektor moneter mulai dari masa Rockefellernya sampai george sorosnya yang diyakini memiliki dana yang dapat membuat limbung suatu negara. dari fakta ini kita dapat memahami hanya dengan konsep persaudaraan islam yang kuat sesungguhnya perekonomian umat manusia dapat diselamatkan. Sebab, dari Islamlah keberkahan muncul, konon katanya dengan kemiskinan non persen di pemerintahan Umar bin Abdul Aziz kemudian menyebabkan alam mendukung kekuasaannya, menurut sejarah bulir gandum di sama ini sebesar biji buah kurma. Bisa dibayangkan, berapa buat butir gandum saja jika kita ingin makan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Inilah Pekerjaan Rumah kita selaku pejuang dakwah ekonomi islam yang seharusnya sudah berfikir ilmiah untuk mengembangkan wilayah dimana kita berada. Dan memperkecil diri kita menyibukkan dari fanatisme golongan yang menyebabkan kita tidak bersatu, politik kepentingan yang membuat dakwah menjadi goyang, atau permasalahan remeh-temeh pengakuan yang menyebabkan dakwah tidak ikhlas dan jauh dari berkah. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Seharusnya kita mengembalikan dakwah kita sesuai dengan visi dakwah yang Rasullulah SAW contohkan pada kita, dan ini merupakan refleksi kita bersama. Pertama Rasullulah SAW mempersiapkan pribadi yang kuat terlebih dahulu dengan mendekatkan kaumnya dengan Allah SWT dengan perjuangan dakwah yang tidak sederhana, 10 tahun beliau menguatkan kader dakwahnya di mekkah dengan ancaman pembunuhan, penyiksaan, dan pelecehan. Ingatlah cobaan itu lah yang menguatkan kita, hingga Rasullulah SAW merasa bahwa umatnya akan mudah goyak ketika Allah SWT membukakan harta dan kemudahannya, bukan ketika umatnya tidak bisa makan dan berada dalam jeratan kemiskinan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Kedua. Konsep Hijrah Rasullulah SAW menjadi bukti bahwa dakwah harus senantiasa berfilosofi dengan senantiasa membuka jalur dakwah baru dengan senantiasa merindukan sebuah kemenangan dakwah, perpindahan bukti sebagai penguat dakwah bukan ketakutan. Ini yang sempat menjadi kisah lucu saya di Kerinci, ketika Akh Dores menanyakan apakah saya bersedia tinggal di Sumatera, saya katakan, sedang saya pertimbangkan. Artinya saat itu saya berfikir hegemoni Jakarta dengan masyarakatnya yang kian dekat dengan kamaksiatan, bergumul, kemudian menjadikan tempat umum karpet merah menampilkan budaya. Astagfirullah, saya hanya ingin menjadi orang-orang yang dikatakan Rasullulah SAW orang yang terbaik adalah orang yang sabar dan berusaha merubah keadaan tidak ideal di sekitarnya. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Ketiga, kemenangan dakwah pasti terjadi, man jadda wa jadda (siapa yang berusaha pasti bisa), dan ketika itu terjadi kita menjadi orang-orang yang senantiasa bertawakal kepada Allah SWT dengan sebenar-benar nya taqwa.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Melalui Musyawarah Regional SUMBAGTENG saya banyak belajar dan menyaksikan perjuangan rekan-rekan FoSSEI di sini dalam berkumpul memperjuangkan ekonomi islam agar tegak di pertiwi. Saya pun merasa belum melakukan apapun ketika menyaksikan pejuang dakwah ekonomi islam di sini. Hanya rasa syukur saja bahwa ketika amanah ini diberikan karena kemurahan Allah SWT yang menempatkan saya dalam medan dakwah dimana informasi menjadi harga yang murah untuk mendapatannya, dengan jarak tempuh yang ideal, kompetisi masyarakatnya yang membentuk pribadi tangguh dalam jarak masyarakat yang menunggu untuk di bangkitkan fitrah-fitrah ilahiahnya. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Beginilah kisah sederhana negeri sungai penuh, negeri yang baru dan membuat saya menjadi merasa tertarik hingga menciptakan kesan-kesan norak, ingin tahu, dan kurang sopan dalam menyambangi dan menanyakan hal-hal yang baru bagi saya ini. Semoga inilah keuntungan dakwah islam, melihat pejuang-pejuangnya merasa bahagia berukhuwah, dan merasakan cinta yang di rindukan oleh oleh penduduk-penduduk syurganya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&amp;nbsp;*&lt;/o:p&gt;(cerita perjalanan dari Musyawarah Regional FoSSEI Sumbagteng di Kerinci) oleh Imam Punarko, Presidium Nasional FoSSEI 2010-2011&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4900075683432137957-4860715784393850202?l=imampunarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imampunarko.blogspot.com/feeds/4860715784393850202/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/06/ukhuwah-di-segenggam-tanah-syurga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/4860715784393850202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/4860715784393850202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/06/ukhuwah-di-segenggam-tanah-syurga.html' title='Ukhuwah di Segenggam Tanah Syurga*'/><author><name>imampunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16629455038424990242</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Kjv7Ca--YVU/Sic3sgs5oDI/AAAAAAAAACc/azJL4Ubjhxg/S220/P5010265.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-LOLh5j8c4TU/Tewt2ijNLmI/AAAAAAAAAEs/O1r52dSvwfU/s72-c/ukhuwah1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4900075683432137957.post-5101825260375858397</id><published>2011-06-05T15:48:00.000-07:00</published><updated>2011-06-05T15:48:00.873-07:00</updated><title type='text'>Akumulasi Kebaikan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-AQ4W_0dF9U8/TewHZvz4B_I/AAAAAAAAAEk/uZeHiM-nhOU/s1600/semangat.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="171" src="http://3.bp.blogspot.com/-AQ4W_0dF9U8/TewHZvz4B_I/AAAAAAAAAEk/uZeHiM-nhOU/s200/semangat.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Entah kenapa ketika sebagai manusia kita punya kemampuan untuk &lt;i&gt;mengakumulasikan kekuatan&lt;/i&gt;. coba anda berfikir sejenak, ketika kita berkumpul dengan teman dalam acara seminar, pelatihan, mabit (malam bina iman dan taqwa), pengajian bulanan, dll. membuat kita seakan telah menggapai puncak keimanan tertinggi kita, seakan surga begitu dekat, semangat meletup kuat, dan hati terasa tentram. ini lah yang dijanjikan Allah SWT bahwa manusia yang senantiasa mengikuti lingkaran pengajian akan mendapatkan naungan dari malaikat-malaikatnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;disisi yang lain, kita perhatikan hari ini masyarakat ternyata semakin terakumulasi kedalam kemaksiatan. tempat berkumpul untuk mengakumulasikan kemaksiatan semakin terlihat. lokalisasi perjudian, percintaan/perzinahan (lokalisasi PSK), pemborosan (mall), dll menjadi begitu kentara dimasyarakat. saya khawatir jika ini berlanjut maka kecenderungan masyarakat untuk mengakumulasikan kekuatan kembali terjadi. lihat saja hasilnya, tauran, korupsi, dan pembunuhan meraja rela. setidaknya, mengefektifkan kebaikan yang hari ini semakin jarang harus segera ditambah. dan kembali hati ini punya barometer kebaikan yang akan terus ditanamkan walaupun hati begitu pekat tertutupi kemaksiatan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;baru-baru ini di Mureg FoSSEI Sumbagteng saya merasakan bagaimana hati-hati menunjukkan barometernya. salah satu peserta Mureg yang perilakunya dalam permasalahan etika dan moral dapat kembali memunculkan aura kebaikan yang tertanam dan mengakar kuat didalam hatinya. sampai pada saat sesi perkenalan ungkapan itu terdengar, "saya salut disini tidak ada yang merokok, kehidupan saya memang dahulu kurang baik. tapi sekarang saya mau berubah, saya merasa lebih dekat dengan Tuhan, terima kasih teman-teman". ungkapan ini membahagiakan siapapun pejuang kebaikan, dan ungkapan ini yang mengecutkan &amp;nbsp;nyali setan karena tersadar kerjanya sia-sia, tidak berguna, dan melelahkan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;dan semoga saja kita tidak lelah memperjuangkan yang hak dan menghindari yang bhatil, hingga &lt;i&gt;akumulasi kebaikan &lt;/i&gt;itu dapan menjadi dominan dihati kita, hingga rahmat Allah SWT melingkupi kita di yaumul akhir nanti. amin&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4900075683432137957-5101825260375858397?l=imampunarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imampunarko.blogspot.com/feeds/5101825260375858397/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/06/akumulasi-kebaikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/5101825260375858397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/5101825260375858397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/06/akumulasi-kebaikan.html' title='Akumulasi Kebaikan'/><author><name>imampunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16629455038424990242</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Kjv7Ca--YVU/Sic3sgs5oDI/AAAAAAAAACc/azJL4Ubjhxg/S220/P5010265.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-AQ4W_0dF9U8/TewHZvz4B_I/AAAAAAAAAEk/uZeHiM-nhOU/s72-c/semangat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4900075683432137957.post-6350478650755930807</id><published>2011-06-05T06:06:00.000-07:00</published><updated>2011-06-05T15:57:16.152-07:00</updated><title type='text'>Optimisme</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-9Gi_HqKcJW4/TewJuerogjI/AAAAAAAAAEo/mdbQtd36bEY/s1600/Astaga%2521com+Lifestyle+on+the+net+optimis.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-9Gi_HqKcJW4/TewJuerogjI/AAAAAAAAAEo/mdbQtd36bEY/s200/Astaga%2521com+Lifestyle+on+the+net+optimis.jpg" width="132" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Meninggikan pohon dakwah memang tidak semudah yang terlihat, harus rajin di beri pupuk, dibersihkan dari hama, dan diberikan intensintas sinar matahari yang cukup. tetapi ada yang lebih sulit dari itu semua menjaganya untuk tetap subur dan &amp;nbsp;memiliki postur yang baik. hingga kuat di hantam terjangan air, tidak mudah tergerus abrasi, dan mendatangkan manfaat bagi tanah disekitarnya. seandainya ini sudah terjadi, baru kita siap memetik buah yang manis nan ranum.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ada yang bisa menjelaskan kenapa seseorang bisa jenuh dalam memperjuangkannya, ada yang seperti tidak tahu bahwa pohon itu akan berbuah, atau pesimistis buahnya akan manis?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;memang hanya kepada Rasullulah SAW optimisme itu terlihat, banyak kisah beliau yang hari ini bisa kita ambil hikmahnya hingga seperti sumur yang terus menghasilkan air walaupun ribuan kali di ambil.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ya Optimisme, seperti Soekarno yang menyakinkan bangsanya bahwa mereka bukan mental tempe.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ya Optimisme, semoga kita masih tetap memilikinya&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4900075683432137957-6350478650755930807?l=imampunarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imampunarko.blogspot.com/feeds/6350478650755930807/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/06/optimisme.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/6350478650755930807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/6350478650755930807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/06/optimisme.html' title='Optimisme'/><author><name>imampunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16629455038424990242</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Kjv7Ca--YVU/Sic3sgs5oDI/AAAAAAAAACc/azJL4Ubjhxg/S220/P5010265.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-9Gi_HqKcJW4/TewJuerogjI/AAAAAAAAAEo/mdbQtd36bEY/s72-c/Astaga%2521com+Lifestyle+on+the+net+optimis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4900075683432137957.post-8673345500508978026</id><published>2011-05-18T20:54:00.000-07:00</published><updated>2011-05-18T20:54:28.698-07:00</updated><title type='text'>PRESS RELEASE AKSI SIMPATIK KAMPANYE NASIONAL “INDONESIA OPTIMIS TANPA RIBA”</title><content type='html'>&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;AKSI SIMPATIK “INDONESIA OPTIMIS TANPA RIBA”&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;FORUM SILATURAHIIM STUDI EKONOMI ISLAM&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;MONAS - BUNDARAN HOTEL INDONESIA&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;JUMAT, 13 MEI 2011&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;Aksi Simpatik “&lt;em&gt;Indonesia Optimis Tanpa Riba”&lt;/em&gt;&amp;nbsp;dilaksanakan pada hari jumat, 13 Mei 2011 berlangsung dari pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Acara aksi simpatik ini dimulai dengan pengkondisian oleh tim aksi yang sudah datang terlebih dahulu di depan Bundaran Bank Indonesia/Tugu Tani. Pengkondisian telah dimulai dari pukul 13.00 WIB, sambil menunggu teman-teman ekonom rabbani yang masih dalam perjalanan dan juga mobil&amp;nbsp;&lt;em&gt;sound&lt;/em&gt;&amp;nbsp;yang akan digunakan untuk orasi tiba. Sekitar pukul 13.30, rombongan teman-teman ekonom Rabbani dari UIN Ciputat datang. Disusul kemudian rombongan dari STEI Tazkia, UNJ, STEI SEBI, SAHID, TRISAKTI, IPB dan para pejuang ekonom Rabbani dari kampus lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;Pukul 14.00 WIB, mobil&amp;nbsp;&lt;em&gt;sound&amp;nbsp;&lt;/em&gt;tiba. Acara dibuka dengan pembacaan tilawah Quran. Kemudian sambutan/orasi dari Komsat Jakarta Timur-Jakarta Pusat FoSSEI Regional Jabodetabek yaitu Barli Halim. Dilanjutkan dengan orasi dari Erwin Setiawan selaku koordinator FoSSEI Regional Jabodetabek. Kemudian perwakilan dari Komsat Bogor, saudara Willy Mardian. Dan terakhir ialah orasi dari Presiden Nasional 1 FoSSEI saudara Imam Punarko. Para orator memberikan semangat kepada seluruh pejuang ekonomi islam yang mengikuti aksi simpatik pada hari tersebut. Para orator memekikkan semangat bahwa Indonesia optimis tanpa riba dan mengungkapkan fakta di balik riba yang sangat menyengsarakan rakyat. Meskipun cuaca cukup panas menyengat, namun tak menyurutkan langkah dan memadamkan semangat.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;Sambil berorasi, teman-teman ekonom rabbani FoSSEI juga membagikan tulisan artikel, stiker, leaflet dan atribut lainnya pada masyarakat sekitar yang intinya mengajak masyarakat untuk menjauhi riba. Semua aksi dilaksanakan dengan tertib tanpa ada tindakan anarkis. Sekitar pukul 14.30 WIB, para peserta aksi simpatik mulai mempersiapkan diri untuk melakukan&amp;nbsp;&lt;em&gt;long march&amp;nbsp;&lt;/em&gt;menuju bundaran hotel Indonesia. Sambil merapihkan barisan dan membentuk formasi yang dipimpin oleh saudara Amri dari atas mobil&amp;nbsp;&lt;em&gt;sound&lt;/em&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;Setelah formasi rapih, mobil sound bergerak menuju bundaran Hotel Indonesia diiringi oleh para peserta aksi simpatik. Sambil berjalan, para peserta menyanyikan lagu-lagu perjuangan dan juga lagu ekonom rabbani. Selain itu, para ketua-ketua KSEI/perwakilannya diminta untuk menyampaikan orasinya mengenai Indonesia optimis tanpa riba selama perjalanan menuju bundaran Hotel Indonesia. Dimulai dari orasi perwakilan BSO KSEI UNJ, dilanjutkan dengan orasi dari perwakilan STAIT SAHID, LISENSI UIN Syarif Hidayatullah, PROGRES STEI Tazkia, dan lainnya. Semua perwakilan yang berorasi mengajak masyarakat yang ada di sekitar untuk menjauhi riba. Sambil berorasi, teman-teman ekonom Rabbani FoSSEI yang lain juga ikut serta dalam membagikan artikel, stiker, leaflet, dan lainnya pada masyarakat sekitar yang sedang berjalan/mengendarai kendaraan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;Orasi terus berlanjut sambil diiringi lagu-lagu perjuangan hingga akhirnya sampai di bundaran Hotel Indonesia pada pukul 16.00 WIB. Disana, presiden nasional FoSSEI ditemani perwakilan dari tiap KSEI dan juga seluruh peserta membacakan deklarasi&amp;nbsp;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;“Indonesia Optimis Tanpa Riba&lt;/em&gt;”&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;yang berupa himbauan berupa:&lt;/div&gt;&lt;ol style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 16px; padding-bottom: 0px; padding-left: 25px; padding-right: 10px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Menghimbau kepada masyarakat untuk meninggalkan Riba/Bunga yang hari ini banyak terdapat dalam lembaga keuangan di Indonesia&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Pemerintah harus meninggalkan lingkaran pinjaman berbasis bunga baik melalui pinjaman luar negeri, obligasi, dan SBI yang bunga dan pelunasan hutangnya hingga hari ini telah menguras APBN bangsa Indonesia&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Masyarakat diminta tetap optimis dan turut aktif menghindari transaksi Riba yang jelas-jelas telah membawa kesengsaraan.&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4900075683432137957-8673345500508978026?l=imampunarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imampunarko.blogspot.com/feeds/8673345500508978026/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/05/press-release-aksi-simpatik-kampanye.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/8673345500508978026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/8673345500508978026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/05/press-release-aksi-simpatik-kampanye.html' title='PRESS RELEASE AKSI SIMPATIK KAMPANYE NASIONAL “INDONESIA OPTIMIS TANPA RIBA”'/><author><name>imampunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16629455038424990242</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Kjv7Ca--YVU/Sic3sgs5oDI/AAAAAAAAACc/azJL4Ubjhxg/S220/P5010265.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4900075683432137957.post-8181596859520683460</id><published>2011-05-17T23:55:00.000-07:00</published><updated>2011-05-18T00:01:36.193-07:00</updated><title type='text'>Snapshot Aksi FoSSEI "Indonesia Optimis Tanpa Riba " Tanggal 13 Mei 2011</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-xJpT6pkFvQg/TdNsXZUpDNI/AAAAAAAAAEQ/-IgtiB8BWM0/s1600/231135_1708706917846_1243271587_31454902_3515850_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="480" src="http://2.bp.blogspot.com/-xJpT6pkFvQg/TdNsXZUpDNI/AAAAAAAAAEQ/-IgtiB8BWM0/s640/231135_1708706917846_1243271587_31454902_3515850_n.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-TAdOkTWiauM/TdNsprH-qhI/AAAAAAAAAEU/8uyxY8w5yek/s1600/224755_1708706237829_1243271587_31454900_8381447_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="480" src="http://4.bp.blogspot.com/-TAdOkTWiauM/TdNsprH-qhI/AAAAAAAAAEU/8uyxY8w5yek/s640/224755_1708706237829_1243271587_31454900_8381447_n.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-xnRKLErXZpI/TdNstOWWJfI/AAAAAAAAAEY/Q5hRATo7imI/s1600/226650_1708682117226_1243271587_31454841_6958258_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="480" src="http://3.bp.blogspot.com/-xnRKLErXZpI/TdNstOWWJfI/AAAAAAAAAEY/Q5hRATo7imI/s640/226650_1708682117226_1243271587_31454841_6958258_n.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-UQ2Fsexuqyg/TdNtD95N2II/AAAAAAAAAEg/za80jdXiHu8/s1600/231170_1708683677265_1243271587_31454845_7392973_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="640" src="http://3.bp.blogspot.com/-UQ2Fsexuqyg/TdNtD95N2II/AAAAAAAAAEg/za80jdXiHu8/s640/231170_1708683677265_1243271587_31454845_7392973_n.jpg" width="480" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-AfE4WXIUnPo/TdNst5Beq-I/AAAAAAAAAEc/LIxOxAp8R68/s1600/227835_1708682997248_1243271587_31454843_2829561_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="480" src="http://1.bp.blogspot.com/-AfE4WXIUnPo/TdNst5Beq-I/AAAAAAAAAEc/LIxOxAp8R68/s640/227835_1708682997248_1243271587_31454843_2829561_n.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4900075683432137957-8181596859520683460?l=imampunarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imampunarko.blogspot.com/feeds/8181596859520683460/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/05/snapshot-aksi-fosse.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/8181596859520683460'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/8181596859520683460'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/05/snapshot-aksi-fosse.html' title='Snapshot Aksi FoSSEI &quot;Indonesia Optimis Tanpa Riba &quot; Tanggal 13 Mei 2011'/><author><name>imampunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16629455038424990242</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Kjv7Ca--YVU/Sic3sgs5oDI/AAAAAAAAACc/azJL4Ubjhxg/S220/P5010265.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-xJpT6pkFvQg/TdNsXZUpDNI/AAAAAAAAAEQ/-IgtiB8BWM0/s72-c/231135_1708706917846_1243271587_31454902_3515850_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4900075683432137957.post-8014035430531162382</id><published>2011-05-17T23:41:00.000-07:00</published><updated>2011-05-17T23:41:03.834-07:00</updated><title type='text'>Ma'alim fith Thariq atau Petunjuk Jalan</title><content type='html'>&lt;div style="color: #666666; font-family: Verdana, Tahoma, Helvetica, sans-serif; font-size: 10px; line-height: 13px; margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="intro2" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Inilah buku Ma'alim fith Thariq atau Petunjuk Jalan yang menjadi karya terakhir dan fenomenal dari Sayyid Quthub setelah tafsir Fi Zhilalil Quran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="garis-bawah" style="color: #666666; font-family: Verdana, Tahoma, Helvetica, sans-serif; font-size: 10px; line-height: 13px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Umat manusia sekarang ini berada di tepi jurang kehancuran. Keadaan ini bukanlah berasal dari ancaman maut yang sedang tergantung di atas ubun-ubunnya. Ancaman maut itu adalah satu gejala penyakit dan bukan penyakit itu sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Sebenarnya puncak dari keadaan ini ialah: bangkrut dan menyimpangnya umat manusia di bidang “nilai” yang menjadi pelindung hidupnya. Hal ini terlalu menonjol di negara-negara blok Barat yang memang sudah tidak punya nilai apa pun yang dapat diberinya kepada umat manusia; bahkan, tidak punya sesuatu pun yang dapat memberi ketenangan hatinya sendiri, untuk merasa perlu hidup lebih lama lagi; setelah sistem “demokrasi” nampaknya berakhir dengan kegagalan dan kebangkrutan, sebab ternyata ia sudah mulai meniru - dengan secara berangsur-angsur - dari sistem negara-negara blok Timur, khususnya di bidang ekonomi, dengan memakai nama sosialisme!&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Demikian juga halnya di negara-negara blok Timur itu sendiri. Teori-teori yang bercorak kolektif, terutamanya Marxisme yang telah berhasil menarik perhatian sebahagian besar umat manusia di negara-negara blok Timur itu – dan malah di negara-negara blok Barat juga - dengan sifatnya sebagai suatu isme yang memakai cap akidah juga telah mulai mundur teratur sekali dari segi ‘teori’ hingga hampirlah sekarang ini lingkungannya terbatas di dalam soal-soal ‘sistem kenegaraan’ sahaja dan sudah menyeleweng begitu jauh dari dasar isme yang asal dasar-dasar pokok yang pada umumnya bertentangan dengan fitrah umat manusia dan tidak mungkin berkembang kecuali di dalam masyarakat yang mundur, atau pun masyarakat yang begitu lama menderita di bawah tekanan sistem pemerintahan diktator.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Hatta di dalam masyarakat seperti itu sendiri pun - telah mulai nampak kegagalan di bidang materi dan ekonomi; yaitu bidang yang paling dibanggakan oleh sistem itu sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Lihat sahaja Russia, negara model dari sistem kolektif itu, telah mulai diancam bahaya kebuluran yang hampir sama dengan keadaan di zaman Tzar dahulu; hingga negara itu telah terpaksa mengimpor gandum dan bahan-bahan makanan serta menjual emas simpanannya untuk membeli bahan makanan itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ini puncak dari kegagalan sistem pertanian kolektif dan sistem ekonomi yang bertentangan dengan fitrah umat manusia. Oleh itu, maka umat manusia mestilah diberikan pimpinan baru!&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Sesungguhnya peranan pimpinan manusia barat atas umat manusia ini telah hampir tamat. Ini bukanlah kerana ekonomi Barat itu telah bangkrut dan dari segi benda atau telah lemah dari segi ekonomi dan kekuatan tentara, tetapi sebenarnya karena sistem Barat itu telah tamat tempohnya sebab ia tidak lagi mempunyai stock “nilai” yang melayakkan dia memegang pimpinan.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Umat manusia memerlukan suatu pimpinan yang mampu menyambung terus ekonomi kebendaan seperti yang telah dapat dicapai sekarang melalui ekonomi cara Eropah itu, juga yang mampu memberikan nilai baru yang lengkap, sebanding dengan yang telah ada dan telah popular di dalam masyarakat manusia, juga yang mempunyai program yang aktual, positif dan praktis.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Hanya Islam sajalah yang mempunyai nilai-nilai dan program yang sangat diperlukan itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Kemajuan ilmu pengetahuan telah pun menunaikan tugasnya. Sejak dari zaman kebangkitan di dalam abad keenam belas Masihi dan telah mencapai puncak kemajuannya di dalam abad kedelapan betas dan abad kesembilan belas. Sesudah itu, ekonomi Eropa sudah kehabisan bahan simpanan, untuk disumbangkan kepada umat manusia.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Demikian juga faham-faham “kebangsaan” dan “perkauman” yang telah muncul pada ketika itu, dan beberapa buah negara gabungan telah lahir dan telah memberikan sumbangannya kepada umat manusia tapi faham-faham “kebangsaan” dan perkauman” itu sudah tidak mampu memberikan apa-apa kepada umat manusia, karena sudah kehabisan bahan simpanan…&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Pada akhirnya sistem-sistem yang berdasarkan kebebasan individu dengan disusuli pula oleh sistem kolektif telah selesai peranannya dan berakhir dengan kegagalan juga.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Sekarang tibalah pula giliran ISLAM dan peranan “umat” di saat yang paling genting ini. Islam yang tidak memandang remeh dan rendah kepada hasil ciptaan sains yang dilakukan oleh umat manusia sebelum ini dan akan terus dilakukan oleh umat manusia di sepanjang zaman kerana Islam memandang kemajuan di bidang ciptaan sains itu sebagai salah satu tugas utama manusia sejak Allah melantik umat manusia ini menjadi “khalifah” dan pemerintah di bumi ini, dan di bawah syarat-syarat tertentu pula, Islam memandangnya sebagai ibadat kepada Allah, dan sebagai pelaksanaan tujuan hidup manusia:&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Firman Allah: Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat:&amp;nbsp;&lt;em style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Sesungguhnya Aku hendak jadikan seorang khalifah di muka bumi."&lt;/em&gt;&amp;nbsp;(Al-Baqarah: 30)&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Dan firman Allah:&amp;nbsp;&lt;em style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku."&lt;/em&gt;&amp;nbsp;(Adz-Dzariat: 5)&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Maka tibalah giliran bagi “UMAT ISLAM” melaksanakan tujuan Allah yang telah melahirkan umat ini ke tengah-tengah masyarakat umat manusia:&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;em style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Kamu [umat Islam] adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, yaitu kamu menyuruh berbuat kebaikan dan melarang berbuat kejahatan dan kamu beriman kepada Allah."&lt;/em&gt;&amp;nbsp;(Ali Imraan: 110)&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Dan firman Allah:&amp;nbsp;&lt;em style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;"Dan demikianlah kami jadikan kamu [umat Islam] umat yang adil dan pilihan, agar kamu menjadi saksi atas perbuatan manusia dan agar Rasul [Muhammad] menjadi saksi atas perbuatan kamu ..."&lt;/em&gt;&amp;nbsp;(Al-Baqarah: 143)&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Tetapi Islam tidak akan mampu menunaikan tugasnya kecuali bila ia menjelma di dalam sebuah masyarakat, yaitu ia menjadi panduan hidup suatu umat kerana umat manusia tidak mau mendengar - terutama sekali di zaman mutakhir ini - kepada suatu akidah yang kosong, yang tidak dapat dilihat buktinya melalui suatu bentuk hidup yang nyata dan dapat disaksikan sedangkan “wujud” umat Islam itu sendiri boleh dianggap telah terputus -sejak beberapa abad yang lalu.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;UMAT ISLAM itu bukanlah seperti sebidang tanah di mana Islam hidup di situ, bukan juga suatu kaum atau golongan orang yang nenek moyang mereka dahulu pernah menghayati Islam sebagai panduan hidup mereka kerana sesungguhnya “umat Islam” itu ialah suatu golongan manusia yang menimba hidup, konsep realiti, nilai hidup mereka dari sumber Islam dan umat ini, dengan ciri-ciri yang disebut di atas, telah terputus wujudnya sejak terhentinya pelaksanaan undang-undang dan syariat Islam dari seluruh muka bumi ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Oleh sebab itu maka perlulah dipulihkan wujud umat itu; supaya Islam dapat menunaikan peranan yang sangat diharapkan itu, dalam memimpin umat manusia sekali lagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Memanglah umat Islam itu mesti bangkit dari hempasan zaman, konsep hidup yang sesat dan oleh realiti hidup yang menyeleweng, oleh sistem hidup yang pincang dan tiada kena mengena dengan Islam sama sekali, tiada kena mengena dengan program Islam walaupun umat itu masih menganggap dirinya sebagai umat Islam dan masih memanggil negeri tempat tinggal mereka sebagai “dunia Islam.”&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Sebenarnya saya paham benar bahwa jarak antara kebangkitan dan “memegang pimpinan” itu masih jauh dan susah dilalui sebab sesungguhnya umat Islam sudah hilang dari “wujud” dan “realiti” begitu lama sekali dan peranan memimpin umat manusia itu telah diambil oleh fikiran yang lain, oleh umat yang lain dan oleh konsep yang lain, juga oleh realiti yang lain berabad-abad lamanya dan materialisme Eropa telah menciptakan, dalam waktu yang begitu lama, banyak perbendaharaan yang berbentuk Ilmu Pengetahuan, kebudayaan, sistem hidup, dan industri.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Walau bagaimanapun tanpa mengenepikan pertimbangan ini, walau bagaimana jauhnya pun jarak di antara kebangkitan dengan memegang pimpinan, langkah-langkah ke arah kebangkitan itu mesti dijalankan terus dan jangan dilengahkan lagi!&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Supaya kita selalu dapat menguasai persoalannya, maka perlu benar kita memahami secara terperinci, apakah syarat-syarat kelayakan yang akan menjadikan umat ini (umat Islam) memegang peranan memimpin umat manusia, supaya kita tidak meraba-raba dalam mencari unsur-unsur yang dapat mencetuskan kebangkitan semula umat ini, di peringkat pertama.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Umat ini sekarang tidak punya kemampuan dan tidak perlu ia mempunyai kemampuan untuk mengemukakan kepada umat manusia keunggulan dan kehandalannya di dalam sektor materi yang membikin orang tunduk dan takut kepadanya dan memaksa umat manusia menerima pimpinannya berdasarkan faktor ini; kerana kemajuan Eropa di lapangan ini telah terlalu jauh mendahuluinya dan memang sulit untuk dilewati dalam beberapa abad ke depan, untuk mengatasi mereka di lapangan ini!&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Yang demikian maka mestilah dicari suatu syarat kelayakan yang lain, yaitu syarat kelayakan yang tidak terdapat di dalam materialisme sekarang. Ini tidaklah berarti bahwa kita mesti melupakan dan mesti memandang enteng kepada soal teknologi dan sains. Sebab menjadi kewajiban kita juga untuk berusaha mendapatkannya, tapi bukan dengan anggapan bahwa ia merupakan “syarat kelayakan” asasi yang mesti kita gunakan di dalam memegang pimpinan umat manusia dalam zaman sekarang ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Cuma ia diperlukan sekadar untuk menjaga hidup kita dari ancaman dan penindasan dan juga kerana konsep Islam sendiri yang mengajarkan bahwa teknologi adalah sebuah kemestian sebagai syarat menjadi khalifah Allah di muka bumi ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Oleh kerana itulah maka wajar kalau ada suatu syarat kelayakan lain, bukan teknologi dan industri, dan sudah pastilah syarat kelayakan itu tidak lain daripada akidah dan Program yang menjadikan manusia memelihara dan mengawal hasil teknologi, di bawah pengawasan suatu konsep lain yang dapat memenuhi hajat fitrah seperti yang telah diperolehi oleh kemajuan sains itu, dan supaya akidah dan program itu menjelma di dalam sebuah perkumpulan manusia, yaitu sebuah masyarakat Islam.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Sesungguhnya, dunia sekarang ini berada di dalam Jahiliyyah dari segi dasar yang menjadi sumber bagi tegaknya kehidupan dan peraturan-peraturannya. Jahiliyah yang tidak dapat menyelesaikan beban hidup hasil dari rekaan baru yang sedang memuncak sekarang.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Jahiliyah ini tegak di atas dasar mengebiri kekuasaan-kekuasaan Allah di muka bumi dan merampas hak istimewa Allah yaitu pemerintahan dan kekuasaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Jahiliyah itu menyandarkan pemerintahan kepada umat manusia yang menyebabkan setengah golongan menjadi hamba kepada setengah golongan yang lain bukan sahaja di dalam bentuk primitif seperti yang berlaku di zaman jahiliyah purbakala tetapi lebih dahsyat lagi di dalam bentuk mengakui dan memberi hak membuat konsep-konsep, nilai-nilai, undang-undang, peraturan-peraturan dan ketetapan-ketetapan yang jauh menyimpang dari panduan dan program Allah untuk hidup ini; dalam perkara-perkara yang tidak pernah diizin oleh Allah.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Karena itu, hasil dari penyalahgunaan kuasa Allah itu secara otomatis akan menimbulkan pelanggaran atas hak-hak Allah, dan pelanggaran atas hak-hak manusia.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Sebenamya kehinaan yang menimpa umat manusia di dalam sistem kolektif dan juga kekejaman yang menimpa individu dan bangsa terjajah di bawah sistem kapitalis adalah salah satu kesan dari pengebirian manusia atas hak istimewa Allah SWT, juga kerana manusia tidak menghargai kehormatan yang dianugerah oleh Allah kepadanya sejak azali.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Di dalam aspek ini, maka konsep Islam tetap berlainan langsung dengan konsep-konsep bikinan manusia; kerana di bawah sistem yang lain dari Islam, umat manusia itu saling mengabdikan diri di antara satu sama lain, dalam bermacam-macam bentuknya. Sedangkan di bawah sistem Islam, umat manusia bebas sepenuhnya daripada sebarang belenggu pengabdian kepada sesama manusia dengan cara mengabdikan diri kepada Allah SWT saja dan menerima arahan daripada Allah saja; juga tunduk dan patuh kepada Allah saja.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Inilah garis pemisah dan inilah persimpangan jalan. Inilah juga konsep baru yang kita mampu kemukakan kepada umat manusia mengenai konsep ini dan yang rangkaiannya adalah perbendaharaan yang masih belum dimiliki oleh umat manusia; kerana ia bukanlah hasil “pengeluaran” atau “produksi” kilang materialisme Barat dan bukan hasil teknologi Eropa, baik Eropah Barat mahu pun Eropah Timur.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Sesungguhnya kita- tanpa ragu sedikit pun - memang memiliki suatu potensi baru, lengkap dan sempurna; potensi yang masih belum dikenal dan belum mampu dibikin oleh seluruh umat manusia.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Tetapi potensi baru ini, seperti telah kita tegaskan, mestilah menjelma di dalam bentuk realiti yang praktis, mesti menjadi panduan dan darah daging suatu umat bagi lahirnya kebangkitan umat Islam yang akan disusul pula, lambat-launnya, oleh peranan memegang pimpinan seluruh umat manusia.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Tetapi bagaimanakah caranya memulakan operasi kebangkitan Islam itu? Jawabnya : Mesti ada satu golongan pelopor atau “kader” yang menghayati cita-cita ini, dan meneruskan kegiatannya dengan cara menerobos ke dalam alam jahiliyah yang sedang berpengaruh di seluruh permukaan bumi ini dengan memakai dua kaedah: yaitu kaedah memisahkan diri dan kaedah membuat hubungan di bidang lain dengan pihak jahiliyah itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Para pelopor dan kader itu tentulah memerlukan panduan-panduan di sepanjang perjalanan mereka; panduan yang memberikan tentang tabiat peranan mereka, hakikat tugas mereka dan inti sari tujuan akhir perjalanan mereka dan juga mengenai garis permulaan di dalam perjalanan jauh itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Para pelopor dan kader itu perlu mendapat panduan secukupnya mengenai - jahiliyah yang sedang berpengaruh di dunia sekarang di dalam suasana yang bagaimanakah mereka boleh berjalan seiring dengan jahiliyah dan di dalam suasana yang bagaimanakah pula mereka harus memisahkan diri.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Bagaimana caranya melayani pihak jahiliyah itu dengan menggunakan kaedah Islam dan dalam topik apakah yang perlu dibicarakan? Juga dari mana dan bagaimanakah pula menimba bahan-bahan panduan itu?&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Panduan-panduan itu hendaklah diambil dan ditimba dari sumber asal akidah ini, yaitu Al-Quran dan juga dari arahan-arahan Al-Quran yang asasi juga dari konsep yang telah dipancarkan oleh Al-Quran ke dalam jiwa para pelopor dan kader terdahulu (para sahabat Rasulullah saw., red), yang telah diberi penghormatan besar oleh Allah SWT untuk mengubah bentuk sejarah umat manusia mengikut kehendak Allah.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Untuk para pelopor dan kader yang diharapkan dan ditunggu-tunggu kelahirannya itu saya tuliskan "Petunjuk Jalan" ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Empat fasal dari buku ini diambil dari buku Di bawah Naungan AL-QURAN (Fi Zhilalil Quran) dengan beberapa pindaan dan tambahan di mana perlu, sesuai dengan judul. Di antara kandungannya juga ialah delapan fasal, selain daripada muqaddimah ini, yang ditulis dalam waktu tertentu saya beroleh kesempatan dan ilham dari sumber Al-Quran Yang Mulia… dan dirangkai menjadi satu, sebagai “Petunjuk” dan panduan di dalam perjalanan, seperti juga buku panduan jalan dakwah yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Setidaknya, inilah petunjuk dan panduan peringkat pertama. Semoga Allah melimpahkan kurnia-Nya dan petunjuk ini akan disusul lagi oleh petunjuk-petunjuk lain bila saja Allah memberi hidayah kepadaku mengenai petunjuk di sepanjang jalan ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Wabillahi - ttaufieq.&lt;br style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" /&gt;&lt;strong style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Sayyid Quthub&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;em style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;(Dari Buku Ma'alim fith Thariq atau Petunjuk Jalan oleh Sayyid Quthub)&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="kotak" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Dari Buku: Ma'alim fith Thariq atau Petunjuk Jalan.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Penulis: Sayyid Qutb.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4900075683432137957-8014035430531162382?l=imampunarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imampunarko.blogspot.com/feeds/8014035430531162382/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/05/maalim-fith-thariq-atau-petunjuk-jalan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/8014035430531162382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/8014035430531162382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/05/maalim-fith-thariq-atau-petunjuk-jalan.html' title='Ma&apos;alim fith Thariq atau Petunjuk Jalan'/><author><name>imampunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16629455038424990242</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Kjv7Ca--YVU/Sic3sgs5oDI/AAAAAAAAACc/azJL4Ubjhxg/S220/P5010265.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4900075683432137957.post-5582511249897116879</id><published>2011-05-12T09:43:00.000-07:00</published><updated>2011-05-13T13:44:45.114-07:00</updated><title type='text'>“Riba dan Optimisme membangun Bangsa”</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 329.25pt; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=4900075683432137957&amp;amp;postID=6009990362518817329" name="OLE_LINK2"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=4900075683432137957&amp;amp;postID=6009990362518817329" name="OLE_LINK1"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;"Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa-sisa (dari berbagai jenis) riba jika kamu orang-orang yang beriman. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba) maka ketahuilah, bahwa Allah dan rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak pula dianiaya."&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;b&gt;(Al Baqarah: 278-279)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kehidupan manusia tidak hanya sekedar urusan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Ibadah&lt;/i&gt; (Hubungan dengan Allah ), tetapi juga berkenaan dengan urusan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Muamalat&lt;/i&gt; (hubungan antar manusia), 2 dimensi ini yang harus di bina secara beriringan untuk mendapatkan kebahagaian dunia dan akhirat. sebab, manusia harus dapat memenuhi kebutuhan hidupnya di dunia untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Sehingga, kegiatan bermuamalat dapat menjadi jalan untuk mendapatkan ridhonya. Salah satu hal yang berkenaan dalam bidang muamalat yang terdapat dalam transaksi sehari-hari adalah &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Riba,&lt;/i&gt; &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Riba&lt;/i&gt; hari ini masih jarang diketahui oleh masyarakat Indonesia sehingga kadang tanpa sadar seseorang yang taat beribadah kepada Allah SWT terkena dosa besar hanya karena tidak mengetahui aspek muamalat ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Ayat diatas adalah bentuk pelarangan Allah secara mutlak kepada transaksi yang haram bernama “Riba”. Sebelumnya Allah SWT mengedukasi masyarakat jazirah Arab 14 abad yang lalu dengan bertahap dan perlahan hingga turunnya surat &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Al-Baqarah : 278-279&lt;/i&gt; ini. Sebelumnya Allah SWT melarang Riba melalui beberapa tahap yang diawali dengan turunnya surat &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Ar-rum&amp;nbsp; ayat 39 &lt;/i&gt;“&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Dan suatu Riba (tambahan) yang kamu berikan agar harta manusia bertambah, maka riba tidak bertambah di sisi Allah…”&lt;/i&gt; ayat ini sesungguhnya menggambarkan bahwa Riba sesungguhnya tidak membuat seseorang menjadi lebih kaya tetapi malah sebaliknya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kemudian tahap kedua pelarangan Riba ketika diturunkannya Surat &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;An-Nisa ayat 160-161 &lt;/i&gt;yang melarang riba kemudian surat &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Al –Imran ayat 130&lt;/i&gt; hingga kemudian ayat diatas yang mutlak melarang transaksi Riba hingga hari ini. Setidak nya timbul pertanyaan di benak kita, apa itu Riba? Mengapa Riba begitu berbahaya ? dan bagaimana kita bisa terbebas dari &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Riba&lt;/i&gt; yang sangat berbahaya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Apa itu Riba?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Riba&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; secara bahasa diartikan&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt; tambahan&lt;/i&gt;. Secara istilah &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;riba &lt;/i&gt;adalah penambahan dalam transaksi yang tidak seimbang, tidak sesuai syariah. Selain itu, Fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia ) no 1 tahun 2004 menyatakan bahwa bunga bank sama dengan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;riba&lt;/i&gt;, dan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;riba&lt;/i&gt; sama dengan haram. &amp;nbsp;Sebelum fatwa MUI terkait riba di keluarkan, 2 organisasi islam terbesar di Indonesia sudah lebih dahulu mengeluarkan hasil pertemuannya tentang bahaya &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;riba&lt;/i&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Muhammadiyah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; Bunga yang diberikan oleh bank-bank milik negara kepada nasabahnya atau sebaliknya yang selama ini berlaku, termasuk perkara “mustasyabihat”. Menyarankan kepada PP Muhammadiyah untuk mengusahakan terwujudnya konsepsi sistem Perekonomian khususnya Lembaga perbankan yang sesuai dengan qaidah Islam &amp;nbsp;&amp;nbsp;(Lajnah Tarjih Sidoarjo, 1968), &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;kemudian pada tahun 1992 Nahdatul ulama mengeluarkan hasi&amp;nbsp; &lt;b&gt;Majelis Ulama Indonesia&lt;/b&gt; 1)Bunga bank sama dengan riba 2) tidak sama dengan riba 3) Syubhat. MUI harus mendirikan bank alternatif. (Lokakarya Alim Ulama, Cisarua 1991).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Riba membawa kehancuran.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 329.25pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Roy Davies dan Glyn Davies, dalam bukunya A History of Money from Ancient Times to the Present Day (1996) mengatakan bahwa &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;bunga/riba&lt;/i&gt; telah memberi andil besar dalam lebih dari 20 krisis yang terjadi sepanjang abad 20. Ini merupakan sebuah realita tatanan dunia hari ini, yang ternyata menyerang bangsa Indonesia di Tahun 1998 ketika bangsa Indonesia menghadapi krisis perekonomian yang menyebabkan kehancuran perekonomian Indonesia sering di Identikkan akibat korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang sudah mendarah daging di Indonesia. Fakta ini tidak sepenuhnya benar dikarenakan sesungguhnya bangsa Indonesia pada saat itu sudah terjerat oleh hutang luar negeri yang begitu bebas sehingga menyebabkan gagal bayar yang menyebabkan bank-bank di Indonesia pada waktu itu mengalami kehancuran. Sehingga akhirnya pemerintah harus menanggung kerugian perbankan di Indonesia pada saat itu, hingga kemudian menyebabkan pemerintah harus berhutang kepada lembaga ribawi Internasional yaitu IMF&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 329.25pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Selanjutnya pemerintah harus menanggung &amp;nbsp;kewajiban yang telah mencapai titik yang membahayakan ketika itu . Apabila pada tahun 2002 saja, hutang Indonesia total Rp 1401 Trilyun, (hutang luar negeri Rp 742 Trilyun, hutang dalam negeri sebesar Rp 659 Trilyun, maka pada tahun 2003, hutang Indonesia telah mencapai Rp 2000 Trilyun. Jika kita hanya mampu membayar hutang tersebut Rp 2 Trilyun setahun, berarti hutang luar negeri itu baru lunas lebih dari seribu tahun, itupun kalau tidak ditambah hutang baru. Hutang ini, jelas menjadi beban cucu dan cicit kita di masa depan, yang diprediksikan 20 turunan generasi ke depan masih menanggung hutang dan bunga ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Sebuah ironi untuk bangsa Indonesia yang harus kita terima hari ini, jeratan hutang yang begitu besar ternyata tidak seberapa dengan bunga yang ternyata membuat bangsa ini tidak akan terlepas dari jeratan hutang yang terus menumpuk.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Hadist terkait Riba&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 329.25pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Begitu besar dosa &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Riba&lt;/i&gt; hingga Allah SWT dan Rasul-Nya akan memerangi orang-orang yang memakan riba, hanya Allah SWT yang tahu pasti bahaya besar &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Riba&lt;/i&gt;. Namun jika melihat dosa di atas sudah seharusnya kita terus berusaha untuk menghindari bahaya dari riba, ternyata ada hadist Rasullulah SAW yang berkenaan dengan Riba. Bahkan Rasullulah SAW sudah jauh-Jauh hari mengkhawatirkan akan adanya krisis ekonomi ini.“&lt;i&gt;Bila riba merajalela pada suata bangsa, maka mereka akan ditimpa tahun-paceklik (krisis ekonomi). Dan bila suap-menyuap merajalela,maka mereka suatu saat akan ditimpa rasa ketakutan”. (H.R. Ahmad).&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 329.25pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Selain itu Rasulullah SAW menggambarkan dosa Riba ,&lt;b&gt; Dari Ibnu Mas’ud, bahwa Nabi Saw bersabda, Riba itu ada 73 tingkatan. Yang paling ringan daripadanya adalah seumpama seseorang menzinai ibunya sendiri (Al-Hakim&lt;/b&gt;) Naudzubillah, dosa yang sangat berbahaya. Riba juga termasuk dalam 1 dari 7 dosa besar, Sabda Nabi Saw, “Jauhi kamulah 7 dosa besar yang membinasakan, yaitu: 1. Syirik kepada Allah2. Sihir 3. Membunuh orang yang diharamkan Allah &lt;b&gt;4. Makan riba &lt;/b&gt;5. Makan harta anak yatim 6. Lari dari medan perang 7. Menuduh orang beriman yang telah kawin melakukan zina (Muttafaq ‘Alaih). Bahkan menurut beberapa ulama bencana yang hari ini melanda Indonesia dikarenaka transaksi Riba seperti hadist sebagai berikut : &lt;i&gt;Apabila zina dan riba telah merajalela dalam suatu negeri, maka sesunggguhnya mereka telah menghalalkan azab Allah diturunkan kepada mereka”.(H.R. Hakim)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 329.25pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Indonesia Optimis tanpa Riba, Terbebas dari jeratan Riba.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 329.25pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Ada satu pepatah yang mengatakan bahwa apa bila kita tidak bisa merubah negara, maka rubahlah lingkungan kita, seandainya tidak bisa maka rubahlah keluarga, seandainya tidak bisa maka rubahlah diri kita hingga kita mampu merubah dunia. Hari ini&amp;nbsp; masyarakat Indonesia di hadapkan pada fakta bahwa Riba sudah begitu menjerat bangsa ini mulai dari perbankan sampai ke dana haji yang bernuansa ibadah, semua menggunakan riba. &lt;b&gt;Sabda Nabi Muhammad Saw : Pasti akan datang suatu masa terhadap manusia, di mana tak seorang pun yang bisa terhindar dari riba. Siapa yang berusaha tidak mengambilnya, dia akan terkena juga debu-debunya (H.Riwayat Abu Daud dan Ibnu Majah)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 329.25pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Maka, mulai hari ini kita bangun optimisme kita bersama bahwa transaksi yang sesuai syariah dan di berkahi Allah SWT dapat segera terwujud, riba/ bunga dapat segera hilang dari tanah air Indonesia. Sehingga kita tida harus pusing lagi melihat APBN bangsa yang dikeruk asing lewat pembayaran bunga, bencana alam yang hari ini melanda, perekonomian yang rentan krisis dapat segela lenyap dan hilang dari muka bumi ini. Wallahualam bi sawab.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Bebas dari jeratan Riba.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Untuk itu kami sebagai mahasiswa yang bergerak dalam pengkajiaan dan pengembangan Ekonomi islam. Dalam Aksi Simpatik FoSSEI (Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam) “Indonesia Optimis tanpa Riba” Tanggal 13 Mei 2011 di Bundaran HI, Jakarta . menghimbau agar :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;1.) Melalui Fakta diatas kami menghimbau Masyarakat untuk meninggalkan Riba/ Bunga yang hari ini banyak terdapat dalam lembaga keuangan di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;2.) Pemerintah harus meninggalkan lingkaran pinjaman berbasis bunga baik melalui pinjaman luar negeri, obligasi, dan SBI yang telah menguras &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;APBN&amp;nbsp; bangsa indonesia melalui pembayaran &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;bunga dan pelunasan hutangnya hingga hari ini&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;3.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;3.) Masyarakat di minta tetap Optimis dan turut aktif menghindari transaksi Riba dimanapun yang jelas-jelas telah membawa kesengsaraan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4900075683432137957-5582511249897116879?l=imampunarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imampunarko.blogspot.com/feeds/5582511249897116879/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/05/riba-dan-optimisme-membangun-bangsa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/5582511249897116879'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/5582511249897116879'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/05/riba-dan-optimisme-membangun-bangsa.html' title='“Riba dan Optimisme membangun Bangsa”'/><author><name>imampunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16629455038424990242</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Kjv7Ca--YVU/Sic3sgs5oDI/AAAAAAAAACc/azJL4Ubjhxg/S220/P5010265.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4900075683432137957.post-635255186378941461</id><published>2011-05-12T01:10:00.000-07:00</published><updated>2011-05-13T13:44:45.271-07:00</updated><title type='text'>Press Realease,Aksi Simpatik “Indonesia Optimis Tanpa Riba”</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--"/&gt;    &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;    &lt;m:dispDef/&gt;    &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;    &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;    &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;    &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;"&gt;Indonesia yang hari ini masih dalam jeratan penjajahan gaya baru (neo Imprealisme) yang menjerat tatanan ekonomi bangsa ini, mulai dari pengusaan aset negara oleh asing, suap, produk asing yang menyerbu negeri ini, hingga yang terpenting jeratan bunga atau riba yang hari ini mengakar dalam sistem perekonomian bangsa, hingga ketatanan masyarakatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 329.25pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;"&gt;Roy Davies dan Glyn Davies, dalam bukunya A History of Money from Ancient Times to the Present Day (1996) mengatakan bahwa &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;bunga/riba&lt;/i&gt; telah memberi andil besar dalam lebih dari 20 krisis yang terjadi sepanjang abad 20. Ini merupakan sebuah realita tatanan dunia hari ini, yang ternyata menyerang bangsa Indonesia di Tahun 1998 ketika bangsa Indonesia menghadapi krisis perekonomian yang menyebabkan kehancuran perekonomian Indonesia sering di Identikkan akibat korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang sudah mendarah daging di Indonesia. Fakta ini tidak sepenuhnya benar dikarenakan sesungguhnya bangsa Indonesia pada saat itu sudah terjerat oleh hutang luar negeri yang begitu bebas sehingga menyebabkan gagal bayar yang menyebabkan bank-bank di Indonesia pada waktu itu mengalami kehancuran. Sehingga akhirnya pemerintah harus menanggung kerugian perbankan di Indonesia pada saat itu, hingga kemudian menyebabkan pemerintah harus berhutang kepada lembaga ribawi Internasional yaitu IMF.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 329.25pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;"&gt;Selanjutnya pemerintah harus menanggung &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;kewajiban yang telah mencapai titik yang membahayakan ketika itu . Apabila pada tahun 2002 saja, hutang Indonesia total Rp 1401 Trilyun, (hutang luar negeri Rp 742 Trilyun, hutang dalam negeri sebesar Rp 659 Trilyun, maka pada tahun 2003, hutang Indonesia telah mencapai Rp 2000 Trilyun. Jika kita hanya mampu membayar hutang tersebut Rp 2 Trilyun setahun, berarti hutang luar negeri itu baru lunas lebih dari seribu tahun, itupun kalau tidak ditambah hutang baru. Hutang ini, jelas menjadi beban cucu dan cicit kita di masa depan, yang diprediksikan 20 turunan generasi ke depan masih menanggung hutang dan bunga ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;"&gt;Sebuah ironi untuk bangsa Indonesia yang harus kita terima hari ini, jeratan hutang yang begitu besar ternyata tidak seberapa dengan bunga yang ternyata membuat bangsa ini tidak akan terlepas dari jeratan hutang yang terus menumpuk.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 329.25pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;"&gt;Begitu besar dosa &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Riba&lt;/i&gt; hingga Allah SWT dan Rasul-Nya akan memerangi orang-orang yang memakan riba, hanya Allah SWT yang tahu pasti bahaya besar &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Riba&lt;/i&gt;. Namun jika melihat dosa di atas sudah seharusnya kita terus berusaha untuk menghindari bahaya dari riba, ternyata ada hadist Rasullulah SAW yang berkenaan dengan Riba. Bahkan Rasullulah SAW sudah jauh-Jauh hari mengkhawatirkan akan adanya krisis ekonomi ini.“&lt;i&gt;Bila riba merajalela pada suata bangsa, maka mereka akan ditimpa tahun-paceklik (krisis ekonomi). Dan bila suap-menyuap merajalela,maka mereka suatu saat akan ditimpa rasa ketakutan”. (H.R. Ahmad).&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 329.25pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;"&gt;Indonesia Optimis tanpa Riba, Terbebas dari jeratan Riba.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 329.25pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;"&gt;Ada satu pepatah yang mengatakan bahwa apa bila kita tidak bisa merubah negara, maka rubahlah lingkungan kita, seandainya tidak bisa maka rubahlah keluarga, seandainya tidak bisa maka rubahlah diri kita hingga kita mampu merubah dunia. Hari ini&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;masyarakat Indonesia di hadapkan pada fakta bahwa Riba sudah begitu menjerat bangsa ini mulai dari perbankan sampai ke dana haji yang bernuansa ibadah, semua menggunakan riba.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 329.25pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;"&gt;Maka, mulai hari ini kita bangun optimisme kita bersama bahwa transaksi yang sesuai syariah dan di berkahi Allah SWT dapat segera terwujud, riba/ bunga dapat segera hilang dari tanah air Indonesia. Sehingga kita tida harus pusing lagi melihat APBN bangsa yang dikeruk asing lewat pembayaran bunga, bencana alam yang hari ini melanda, perekonomian yang rentan krisis dapat segela lenyap dan hilang dari muka bumi ini. Wallahualam bi sawab.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;"&gt;Bebas dari jeratan Riba.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;"&gt;Untuk itu kami sebagai mahasiswa yang bergerak dalam pengkajiaan dan pengembangan Ekonomi islam. Dalam Aksi Simpatik FoSSEI (Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam) “Indonesia Optimis tanpa Riba” Tanggal 13 Mei 2011 di Bundaran HI, Jakarta . menghimbau agar :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-font-family: Cambria; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-fareast-font-family: Cambria; mso-fareast-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;"&gt;1.) Melalui Fakta diatas kami menghimbau Masyarakat untuk meninggalkan Riba/ Bunga yang hari ini banyak terdapat dalam lembaga keuangan di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-font-family: Cambria; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-fareast-font-family: Cambria; mso-fareast-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;"&gt;2.) Pemerintah harus meninggalkan lingkaran pinjaman berbasis bunga baik melalui pinjaman luar negeri, obligasi, dan SBI yang telah menguras bunga dan pelunasan hutangnya hingga hari ni APBN&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;bangsa indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-bidi-font-family: Cambria; mso-bidi-theme-font: major-latin; mso-fareast-font-family: Cambria; mso-fareast-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;3.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-theme-font: major-latin; mso-hansi-theme-font: major-latin;"&gt;3.) Masyarakat di minta tetap Optimis dan turut aktif menghindari transaksi Riba dimanapun yang jelas-jelas telah membawa kesengsaraan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 288.0pt;"&gt;Presidium Nasional FoSSEI&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 288.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 288.0pt;"&gt;Imam Punarko &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4900075683432137957-635255186378941461?l=imampunarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imampunarko.blogspot.com/feeds/635255186378941461/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/05/press-realeaseaksi-simpatik-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/635255186378941461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/635255186378941461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/05/press-realeaseaksi-simpatik-indonesia.html' title='Press Realease,Aksi Simpatik “Indonesia Optimis Tanpa Riba”'/><author><name>imampunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16629455038424990242</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Kjv7Ca--YVU/Sic3sgs5oDI/AAAAAAAAACc/azJL4Ubjhxg/S220/P5010265.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4900075683432137957.post-1770969768776752649</id><published>2011-05-08T23:21:00.000-07:00</published><updated>2011-05-08T23:23:21.358-07:00</updated><title type='text'>Petunjuk Pelaksana Milad FoSSEI ke-XI, 13 Mei 2011 dan Kampanye Nasional FoSSEI</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Assalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 21pt; line-height: 115%;"&gt;Untuk Di Ingat …&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;“Tidak sempurna iman salah seorang diantara kamu, sehingga suka kepada saudaranya (sesama muslim) seperti yang ia suka pada dirinya sendiri” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;“Sesungguhnya Allah Pengasih. Ia suka sekali kepada belas kasih, dan ia akan memberi kepada orang yang berbelas kasih sesuatu yang tidak diberikan kepada orang yang keras hati dan juga sesuatu yang tidak diberikan kepada lainnya” (HR. Muslim)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;“… dan tolong-menolonglah kamu untuk mengerjakan kebaikan dan ketaqwaan…” ( Al-Ma’idah :2)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti bangunan yang tersusun kukuh”. (Ash-Shaf: 4)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 23pt; line-height: 115%;"&gt;Tema Untuk kegiatan Kampanye Nasional&amp;nbsp; FoSSEI, 13 Mei 2011. “Indonesia Optimis tanpa Riba”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 21pt; line-height: 115%;"&gt;LATAR BELAKANG&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Perjuangan dalam menegakkan ekonomi islam membutuhkan pengorbanan dan semangat juang yang tinggi disertai dengan kesatuan dalam ikatan ukhuwah antara para pejuang itu sendiri. Ekonomi islam yang sudah menunjukkan eksistensinya dengan adanya pelarangan Riba, maysir, Gharar, Bhatil, dll. Sehingga tatanan ekonomi yang dimulai sejak zaman Rasullulah SAW (abad 7) kemudian berjalan hingga abad &amp;nbsp;ke 14, merupakan masa yang sangat stabil ketika masyarakatnya menjalankan sistem perekonomian secara islam. Hari ini fakta menunjukkan ekonomi kapitalisme yang menjadi main stream &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;( arus utama ) ekonomi banyak menemui kegagalan sehingga perlu ekonomi yang menerapkan nilai-nilai keiliahan, dengan demikian ekonomi yang berkesejahteraan menjadi sebuah kenyataan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Elemen-elemen bangsa yang salah satunya adalah mahasiswa hari ini harus mampu memberikan kontribusi selaku&amp;nbsp; (agent of change), pergerakannya harus mencerdaskan masyarakat secara umum dan memberikan solusi dari permasalahan yang terjadi. Mahasiswa yang tergabung dalam gerakan ekonomi islam dalam hal ini FoSSEI, harus mempunyai sebuah idealisme ekonomi islam yang di sosialisasikan kepada masyarakat umum sehingga mereka dapat lepas dari jeratan ekonomi kapitalisme yang menyandarkan pada bunga (riba), Judi (maysir), gharar (ketidakjelasan), Tadlis (suap), dan aspek-aspek ekonomi lainnya yang nyata-nyata membawa kehancuran. Dengan demikian diharapkan masyarakat tersadarkan dan kemudian menerapkan ekonomi islam mulai dari kehidupan paling dasarnya (pemenuhan Konsumsi ) aspek yang lebih luas transaksi ekonomi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Untuk itu, hari ini saya selaku Presidium Nasional menghimbau kepada setiap elemen FoSSEI diseluruh cabang FoSSEI yang hari ini terwakili dalam lingkup Kampus (KSEI), Komisariat, Dan Regional. Untuk kembali turun kemasyarakat mengimplementasikan nilai-nilai idealisme mahasiswa demi kepentingan rakyat, pada saat Milad FoSSEI ke 11 tanggal 13 mei 2011.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;FoSSEI hari ini mengangkat tema : “ &amp;nbsp;Indonesia Optimis Tanpa Riba“ sebuah momentum mencerdaskan masyarakat tentang bahaya bunga/riba, dan mengevaluasi masyarakat bahwa Riba hari ini memiliki multiplayer evect bagi sosial ekonomi masyarat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Untuk Itu dalam mempersiapkan KAMPANYE NASIONAL FoSSEI, Regional baik dalam lingkup KSEI maupun KOMSAT harap melakukan beberapa agenda Pra KAMNAS, saat KAMNAS, dan Pasca KAMNAS.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Diantara yang dapat dilakukan :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 21pt; line-height: 115%;"&gt;PRA KAMNAS&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left: 54.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;1.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 15pt; line-height: 115%;"&gt;Melakukan sosialisasi dan aksi pencerdasan anti Riba &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;di Setiap KSEI-KSEI, baik berupa kajian, seminar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 54.0pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;2.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Setiap &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 14pt; line-height: 115%;"&gt;Kader FoSSEI meng-Up Load Opinion, Artikel, dan Tulisan Anti-&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Riba di Media On-Line, BLOG. Facebook, Twitter, dll&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 21pt; line-height: 115%;"&gt;KAMNAS&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kegiatan Kamnas di masing-masing Regional memiliki karakteristiknya masing-masing, untuk itu setiap regional &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 15pt; line-height: 115%;"&gt;dalam melaksanakan KAMNAS wajib mengacu dan mensosialisasikan “Indonesia Optimis Tanpa Riba”. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 21pt; line-height: 115%;"&gt;PRA KAMNAS&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Setiap kader FoSSEI setelah KAMNAS membuat kegiatan-kegiatan bagi objek yang telah di dakwahi ekonomi islam&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 14pt; line-height: 115%;"&gt;, membuat komunitas Pelajar seperti yang pernah di lakukan oleh FoSSEI tahun-tahun sebelumnya, membuat group di media online seperti facebook demi menjaga ukhuwah dan komunikasi, &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;memberikan tausiyah ekonomi islam dan lain sebagainya kepada objek dakwah KAMNAS. Oleh karena itu, dalam pelaksanaan KAMNAS absensi dan database harus benar-benar di manfaatkan dengan baik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Demikian petunjuk pelaksanaan Milad dan KAMNAS FoSSEI, semoga dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Semoga Allah SWT memudahkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Waalaikumsalam, Wm, Wb&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="height: 120px; left: 0px; margin-left: 712px; margin-top: 502px; position: absolute; width: 165px; z-index: 251660288;"&gt;&lt;img height="120" src="file:///C:\Users\user\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image002.png" v:shapes="Picture_x0020_2" width="165" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Presidium Nasional FoSSEI 2010-2012&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; (Imam Punarko)&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: black; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-color: black; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: black; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: black; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: black; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 0pt; line-height: 115%; padding-bottom: 0cm; padding-left: 0cm; padding-right: 0cm; padding-top: 0cm;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4900075683432137957-1770969768776752649?l=imampunarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imampunarko.blogspot.com/feeds/1770969768776752649/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/05/petunjuk-pelaksana-milad-fossei-ke-xi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/1770969768776752649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/1770969768776752649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/05/petunjuk-pelaksana-milad-fossei-ke-xi.html' title='Petunjuk Pelaksana Milad FoSSEI ke-XI, 13 Mei 2011 dan Kampanye Nasional FoSSEI'/><author><name>imampunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16629455038424990242</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Kjv7Ca--YVU/Sic3sgs5oDI/AAAAAAAAACc/azJL4Ubjhxg/S220/P5010265.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4900075683432137957.post-4877218764062827132</id><published>2011-05-08T06:52:00.000-07:00</published><updated>2011-05-08T06:52:10.937-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Flx36xrojBo/Tcae7f9ztOI/AAAAAAAAAEM/I5Nx1tnuRJk/s1600/indonesia+optimis+copy.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="558" src="http://3.bp.blogspot.com/-Flx36xrojBo/Tcae7f9ztOI/AAAAAAAAAEM/I5Nx1tnuRJk/s640/indonesia+optimis+copy.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4900075683432137957-4877218764062827132?l=imampunarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imampunarko.blogspot.com/feeds/4877218764062827132/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/05/blog-post_4157.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/4877218764062827132'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/4877218764062827132'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/05/blog-post_4157.html' title=''/><author><name>imampunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16629455038424990242</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Kjv7Ca--YVU/Sic3sgs5oDI/AAAAAAAAACc/azJL4Ubjhxg/S220/P5010265.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-Flx36xrojBo/Tcae7f9ztOI/AAAAAAAAAEM/I5Nx1tnuRJk/s72-c/indonesia+optimis+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4900075683432137957.post-1781600209168788261</id><published>2011-05-08T06:44:00.000-07:00</published><updated>2011-05-08T06:44:56.424-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-nPNjDx6yNNw/TcaeKfRo6zI/AAAAAAAAAEI/Myh8Gkw1p2E/s1600/optimis+copy.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="426" src="http://1.bp.blogspot.com/-nPNjDx6yNNw/TcaeKfRo6zI/AAAAAAAAAEI/Myh8Gkw1p2E/s640/optimis+copy.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4900075683432137957-1781600209168788261?l=imampunarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imampunarko.blogspot.com/feeds/1781600209168788261/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/05/blog-post_9293.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/1781600209168788261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/1781600209168788261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/05/blog-post_9293.html' title=''/><author><name>imampunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16629455038424990242</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Kjv7Ca--YVU/Sic3sgs5oDI/AAAAAAAAACc/azJL4Ubjhxg/S220/P5010265.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-nPNjDx6yNNw/TcaeKfRo6zI/AAAAAAAAAEI/Myh8Gkw1p2E/s72-c/optimis+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4900075683432137957.post-2799966147596614025</id><published>2011-05-08T06:43:00.000-07:00</published><updated>2011-05-08T06:43:10.297-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-TnEn7v2SC_4/TcadzuoPD8I/AAAAAAAAAEE/YCTAE8T1EnY/s1600/jejak.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="426" src="http://3.bp.blogspot.com/-TnEn7v2SC_4/TcadzuoPD8I/AAAAAAAAAEE/YCTAE8T1EnY/s640/jejak.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4900075683432137957-2799966147596614025?l=imampunarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imampunarko.blogspot.com/feeds/2799966147596614025/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/05/blog-post_3385.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/2799966147596614025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/2799966147596614025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/05/blog-post_3385.html' title=''/><author><name>imampunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16629455038424990242</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Kjv7Ca--YVU/Sic3sgs5oDI/AAAAAAAAACc/azJL4Ubjhxg/S220/P5010265.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-TnEn7v2SC_4/TcadzuoPD8I/AAAAAAAAAEE/YCTAE8T1EnY/s72-c/jejak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4900075683432137957.post-4886435969566973249</id><published>2011-05-08T06:40:00.000-07:00</published><updated>2011-05-08T06:40:43.083-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-RKiKcpBttqk/TcadK5n04lI/AAAAAAAAAEA/hIj7i5_WlUc/s1600/khutbah+indonesia+copy.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="426" src="http://4.bp.blogspot.com/-RKiKcpBttqk/TcadK5n04lI/AAAAAAAAAEA/hIj7i5_WlUc/s640/khutbah+indonesia+copy.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4900075683432137957-4886435969566973249?l=imampunarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imampunarko.blogspot.com/feeds/4886435969566973249/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/05/blog-post_08.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/4886435969566973249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/4886435969566973249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/05/blog-post_08.html' title=''/><author><name>imampunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16629455038424990242</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Kjv7Ca--YVU/Sic3sgs5oDI/AAAAAAAAACc/azJL4Ubjhxg/S220/P5010265.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-RKiKcpBttqk/TcadK5n04lI/AAAAAAAAAEA/hIj7i5_WlUc/s72-c/khutbah+indonesia+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4900075683432137957.post-5043123761074256247</id><published>2011-05-08T06:38:00.000-07:00</published><updated>2011-05-08T06:38:59.734-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-6mlaF91k07U/Tcacu8zvpMI/AAAAAAAAAD8/K6vOfpgwneU/s1600/dollar+riba.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="425" src="http://2.bp.blogspot.com/-6mlaF91k07U/Tcacu8zvpMI/AAAAAAAAAD8/K6vOfpgwneU/s640/dollar+riba.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4900075683432137957-5043123761074256247?l=imampunarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imampunarko.blogspot.com/feeds/5043123761074256247/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/05/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/5043123761074256247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/5043123761074256247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/05/blog-post.html' title=''/><author><name>imampunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16629455038424990242</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Kjv7Ca--YVU/Sic3sgs5oDI/AAAAAAAAACc/azJL4Ubjhxg/S220/P5010265.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-6mlaF91k07U/Tcacu8zvpMI/AAAAAAAAAD8/K6vOfpgwneU/s72-c/dollar+riba.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4900075683432137957.post-3275934585830545423</id><published>2011-05-04T08:33:00.000-07:00</published><updated>2011-05-04T08:33:25.592-07:00</updated><title type='text'>MEMUDAHKAN, BUKAN MENYULITKAN</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;AR-SA&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; text-align:justify; line-height:150%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;Bersama Allah melalui kitabnya&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;Kalau engkau mau membaca kitab Allah SWT, kemudian merenungkan kandungan, maka engkau akan mengetahui banyak sekali ayat yang berkaitan dengan hukum-hukum (taklif) yang dijelaskan oleh Allah SWT kepada hamba-hamba-Nya dengan segala kemudahan. “Dia tidak menjadikan atas kamu dalam agama ini kesulitan…”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;Dalam menjelaskan akidah, Allah menjelaskan dengan uslub yang mudah, sehingga bisa dipahami oleh orang yang alim maupun yang awam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (ali-Imran :190)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Andaikan ada didalam keduanya (langit dan bumi tuhan-tuhan selain Allah , Maka Hancurlah keduanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Niscaya sebagian mereka merasa lebih tinggi atas sebagian yang lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Jika demikian, pasti mereka menjadikan yang memiliki ‘Arsy (Allah) sebagai tujuan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Katakanlah: "Dia-lah Allah, yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia."(Al Ikhlas: 1-4)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Demikianlah akidah itu disampaikan dengan beragam uslub. Suatu waktu berdialog dengan perasaan manusia, di saat lain mengajak bicara akal mereka, atau mengajukan tantangan kepada manusia. Al-Qur’an mengajak manusia untuk berpikir dan merenung. Semua itu dengna uslub yang mudah agar meresap sampai pada akal pikiran dan hati nurani&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Alangkah mudahnya gaya Al-Qur’an dalam memaparkan masalah ibadah, seperti shalat, zakat, haji, puasa dan jihad serta ibadah-ibadah yang lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;Melalui Shalat &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Allah SWT, memudahkan pelaksaan shalat dan menghilangkan kesulitan dalam masalah wudhu, pada saat air sulit didapatkan atau sebab lainnya. Dalam kondisi seperti itu, menggunakan debu yang suci untuk bertayamum diperbolehkan. Bahkan jika pun air dan debu tidak mereka dapatkan, mereka tetap bisa shalat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Apabila dalam bepergian, kita diberi kerianganan untuk melakukan shalat dengan qashar (diringkas). Demikian juga ketika sedang sakit, diperbolehkan untuk shalat sambil duduk. Jika duduk tidak mampu, shalat sambil terlentang, dan jika tetap tidak mampu juga, diperbolehkan shalat dengan isyarat mata, demikian seterusnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Ada sebagian sahabat yang mengadu kepada Rasullulah SAW&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;tentang ketidakmampuannya untuk melakukan shalat sambil berdiri. Rasullulah SAW bersabda kepadanya, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;“shalatlah kamu dengan berdiri, jika tidak mampu maka dengan duduk, dan jika tidak mampu maka diatas lambungmu ( miring)”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="FR" style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;Memulai Puasa&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FR" style="line-height: 150%;"&gt;Allah SWT, berfirman,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FR" style="line-height: 150%;"&gt;Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka Barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), Maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi Makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan[114], Maka Itulah yang lebih baik baginya. dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.(Al-Baqarah&amp;nbsp;: 183-184)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FR" style="line-height: 150%;"&gt;Perintah Allah yang didahului dnegna seruan yang lembut dan penuh syahdu –wahai orang-orang yang beriman,,,- ini merupakan ungkapan yang istimewa dan menyenangkan hati. Kemudian Allah memberitahukan bahwa melakukan ibadah puasa ini bukan merupakan suatu bid’ah buatan manusia, melainkan kewajiban yang juga pernah diwajibkan atas umat sebelum kamu. Dengan demikan, kewajiban ini akan terasa lebih ringan dilaksanakan, karena pernah juga dilakukan oleh umat sebelum ini yang juga manusia biasa seperti kita. Karenanya, terimalah sebagaimana mereka menerima.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FR" style="line-height: 150%;"&gt;…diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FR" style="line-height: 150%;"&gt;Alangkah indahnya ungkapan itu, ungkapan tersebut mampu membuat hati menjadi senang, karena kita mestinya berpuasa sebulan lamanya, akan tetapi ketika Alah mewajibkan nya atas kita, dia menggunakan kata-kata yang menyejukkan sehingga kita menjadi ringan dalam melaksanakannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FR" style="line-height: 150%;"&gt;Selain hanya beberapa hari saja, kemudahan itu semakin teras bertambah dan kesuliatan pun semkain hilang ketika seoran gmuslim sedang dalam kondisi sakit atua bepergian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FR" style="line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt; line-height: 150%;"&gt;Melalui Haji&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Kita sering menyaksikan perselisihan pendapat dikalangan umat islam tentang manasik haji. Banyak diantara mereka yang berlebihan dalam berbicara seputar masalah ini dan merasa paling alim di atas bumi. Mereka berlebihan dalam menentukan hukum dan aturan pelaksanaan haji, sehingga justru mempersulit kaum muslimin itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Cobalah simak baik-baik apa yang dikatakan ibmu Al-Abbar, bahwa seseorang berkata kepada nabi SAW, “saya berziarah sebelum melempar” nabi berkata “ tidak apa-apa”, orang itu berkata lagi, “saya mencukur sebelum menyembelih, “nabi menjawab” tidak mengapa”. Dalam riwayat lian disebutkan bahwa nabi SAW tidak ditanya tentang sesuatu pun kecuali beliau menjawab, “lakukanlah, itu tidak mengapa” ( HR. Bukhari)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Sebagai ulama mengatakan ,”melanggar dalam manasik haji itu melanggar sunah.” Ibnu Hazm mengatakan , “mereka tidak menyalahi sunah dan tidak melanggar sunah, karena ia merupakan sesuatu yang diperbolehkan oleh Rasullulah SAW, apalagi beliau tidak melihat didalamnya dosa. Tetapi dalam hal ini mereka sekedar meninggalkan yang lebih afdhal saja.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Kalian semua, wahai saudaraku para dai, harus memahami, bahwa masalah tersebut adalah masalah khilafiah antara sunah dengan mubah, bukan antara wajib dengan mubah, bukan pula sunah dengan bid’ah, yang paling penting dalam hal ini adalah pelaksanaan, sehingga wajib bagi dai yang faqih untuk tidak memperberat manusia, apabila mereka mendahulukan atau mengakhirkan satu dengan yang lain. Setiap dai tidak mempersulit, karena Rasulullah tela memberikan teladan baik kepada kita dengan mempermudah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;Melalui Jihad&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Marilah kita baca bersama ayat-ayat berikut ini, kemudian renungkanlah bagaimana manhaj dakwah Al-Qur’an dalam menerangkan kewajiban jihad fi sabillilah. Yakni dengan uslub yang dapt memperkukuh keyakinan dan menarik hati manusia untuk mengorbankan jiwanya di jalan Allah dengan penuh keikhlasan. Bahkan gugur dijalan Allah menjadi cita-cita tertinggi mereka, Allah SWT berfirman,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang ke luar dari kampung halaman mereka, sedang mereka beribu-ribu (jumlahnya) karena takut mati; Maka Allah berfirman kepada mereka: "Matilah kamu"[154], kemudian Allah menghidupkan mereka. Sesungguhnya Allah mempunyai karunia terhadap manusia tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur. &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;dan berperanglah kamu sekalian di jalan Allah, dan ketahuilah Sesungguhnya Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui.(Al-Baqarah : 243-244)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Sebelum memerintahkan mereka untuk berperang, Allah mendahulukan kisah yang sekiranya dapat memperkuat akidah dan menghilangkan perasaan takut mati, serta memberitahu setiap muslim, bahwa alau ajal sudah dating tidak bisa dipercepat atau ditunda seseat pun. Tidak bisa diajukan dan tidak bisa pula diundurkan meski sedetik pun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Dengan demikian, mereka yang memahami hal ini akan merasa tenang, karena tangan manusia tidak berkuasa walau sedikit pun untuk mengurangi atau menambah, memperpendek atau memperpanjang umur seseorang. Dengan demikian, dia bisa melaksanakan jihad dengan penuh keyakinan dan tawakal terhadap ketentuan Allah dan menarik apa yang menjadi ketentuannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Renungkanlah, semoga Allah memberikan pemahaman kepadamu mengenai agama ini, bagaimana kisah yang menarik itu mendahuli perintah jihad, agar jihad itu menjadi ringan dna mudah diterima oleh jiwa manusia. Demi Allah, jika ini merupakan manhaj Al-Qur’an, mengapa kita tidak mengikutinya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4900075683432137957-3275934585830545423?l=imampunarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imampunarko.blogspot.com/feeds/3275934585830545423/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/05/memudahkan-bukan-menyulitkan_04.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/3275934585830545423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/3275934585830545423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/05/memudahkan-bukan-menyulitkan_04.html' title='MEMUDAHKAN, BUKAN MENYULITKAN'/><author><name>imampunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16629455038424990242</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Kjv7Ca--YVU/Sic3sgs5oDI/AAAAAAAAACc/azJL4Ubjhxg/S220/P5010265.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4900075683432137957.post-86115861610610416</id><published>2011-05-04T07:45:00.000-07:00</published><updated>2011-05-04T07:45:56.237-07:00</updated><title type='text'>Memudahkan bukan menyulitkan</title><content type='html'>Setiap dai wajib melihat objek dakwahnya dengan jiwa dan pandangan seorang pendidik yang penuh kasih sayang, rendah hati, dan pemaaf. dia senantiasa mengharap kebaikan atas diri objek dakwahnya. bukan sebaiknya, memandang objek dakwah dengan pandangan penuh kepura-puraan, sok alim, dan berusaha menampilkan kesan dihadapkan mereka bahwa dirinya adalah yang paling pintar di muka bumi. sehingga objek dakwah yang kita tuju tidak tersentuh akibat tertutupi oleh disparitas kesombongan dan keangkuhan diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tersebut dalam kitab shahih bukhari-muslim, dari ubay bin ka'ab, bahwa Rasullulah bersabda,&lt;br /&gt;"sesungguhnya Musa a.s pernah berdiri sebagai khatib di hadapan Israel, lalu Musa ditanya tentang sapakah manusia yang paling alim. Musa menjawab. "Aku", Serta merta Allah Ta'ala mencelanya, karena masih ada&amp;nbsp; ilmu yang belum sampai kepadanya. kemudian Allah emberi wahyu kepada nya bahwa Allah mempunyai seoran ghamba yang tinggal di pertemuan dua lautan, yang lebih alim daripada Musa, dan Allah memerintahkan Musa datang datang dan berguru kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itulah sepenggal kisah nabi Musa yang bertemu Khidir dan kita sudah mengetahui ujung dari kisah yang melahirkan hikmah yang begitu besar kepada Nabi Musa sendiri.&lt;br /&gt;dari sinilah kita sebagai seorang da'i wajib berbicara dengan manusia dengan kadar akalnya, sehingga memudahkan apa-apa yang terasa sulit dan menjelaskan apa-apa yang belum jelas bagi mereka. seorang da'i tidak perlu menampilkan seakan sebagaiseorang yang alim dan bijak, agar dikatakan manusia ialah yang paling alim.&amp;nbsp; karna jika itu terjadi maka terhapuslah amalah yang telah kita usahakan. dan kita dituntut untuk bertindak sesuai dengan apa yang menjadi fitrah seorang da'i menyeru kepada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran. sabda Rasullulah SAW.&lt;br /&gt;"sesunggunya orang yang paling aku benci diantara kamu dan yang paling jauh dariku dihari kiamat adalah orang yang banyak bicara, orang yang mulutnya penuuh dengan omong kosong, dan orang yang suka menonjolkan kelebihan dirinya dihadapan orang lain. (HR. Timidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seorang dai harus menghindarkan dirinya dari perangkat dari perangkap setan, halusnya riya' serta godaan yang memperindah hawa nafsu yang memaksanya untuk berbuat kemaksiatan, sehingga amal baiknya terhapus. Allah SWT berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Rabbnya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Rabbnya. (Al-Kahfi :110)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang paling penting untuk diperhatikan oleh seorang dai dalam upaya menarik perhatian pendengarnya saat bicara dnegna mereka adalah menghubungkan antara tema yang dia bicarakan dengan realitas yang sedang dihadpi oleh objek dakwah, dengan cara membuat ilustrasi-ilustrasi yang mudah dipahami, dan menggunakan ragam uslub (gaya bahasa) yang dapat membangkitkan perhatian, serta menggunakan perbandingan-perbandingan dengan hal-hal yang serupa.&lt;br /&gt;beberapa hal yang penting terkait sikap dan perilaku seorang dai dalam menyampaikan risalahnya adalah :&lt;br /&gt;- mempertajam pemahaman,&lt;br /&gt;- mengikut sertakan audiens dengan dialog.&lt;br /&gt;- berbicara dengan sungguh-sungguh, dan sederhana&lt;br /&gt;- tidak berlebih dalam melontarkan pertanyaan kepada audiens&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan yang terpenting seorang dai harus memiliki keikhlasan yang tinggi dengan bersungguh-sungguh ikhlas dalam melaksanakan perannya, yang sesungguhnya harus kita syukuri karena kita menjadi da'i, bukan menkufuri dengan sikap-sikap yang tidak selayaknya. semoga kita menjadi dai yang dapat menjadi panutan serta memiliki pengaruh dalam menarik audiens untuk kembali kedalam dekapan islam yang hakiki. waulahualam bis sawab&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4900075683432137957-86115861610610416?l=imampunarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imampunarko.blogspot.com/feeds/86115861610610416/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/05/memudahkan-bukan-menyulitkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/86115861610610416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/86115861610610416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/05/memudahkan-bukan-menyulitkan.html' title='Memudahkan bukan menyulitkan'/><author><name>imampunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16629455038424990242</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Kjv7Ca--YVU/Sic3sgs5oDI/AAAAAAAAACc/azJL4Ubjhxg/S220/P5010265.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4900075683432137957.post-4309409439321647671</id><published>2011-04-26T21:48:00.000-07:00</published><updated>2011-04-26T21:48:01.504-07:00</updated><title type='text'>Negeri yang membuat Pusing.</title><content type='html'>sebuah bangsa yang besar dengan masyarakat yang beragam membuat Indonesia menjadi bangsa yang memiliki banyak sekali polemik dan permasalahan yang sulit untuk dirunut sampai akarnya, bahkan untuk mendapatkan skala prioritas untuk menyelesaikannya kita akan menemukan masalah baru didalamnya. begitulah nasib bangsa dari yang rakyat kalangan bawah sampai masyarakat level atas semua memberikan justifikasi dari sebuah persamalahan, hanya justifikasi Allah SWT sampai saat ini yang harusnya membuat kita terbuka dan kembali berbenah dari permasalahan bangsa yang terjadi. kasus demi kasus melanda negeri ini, dari mafia kelas preman mafia hukum mencoba menghancurkan keadaan negeri ini. lihat saja kalangan bawah yang hari ini tertegun melihat premanisme melanda jalanan sampai pekarangan rumah. kalau saja anda sering naik kendaraan umum saat ini, dari mulai angkot, omprengan, sampai bus Damri, semua pakai pungli, bahkan kita sering miris melihat ada saja orang - orang yang mengaku memeliki trotoar jalan, perempatan, dan lain sebagainya. atau mungkin anda pernah melihat pedagang di pinggir jalan dari yang kaki lima sampai yang punya toko, ada saja yang meminta upah untuk uang keamanan ,kebersihan, dan uang-uang tetek bengek lainnya.&lt;br /&gt;setidaknya itu yang hari ini melingkupi jejak rekam perjalanan hidup rakyat bawah, entah kenapa sebenarnya lingkup masyarakat atas tidak lepas dari hal ini, lewat kasus-kasus besar yang jawabannya didepan mata, tetapi entah menemui kesulitan dalam pengusutannya, dari kasus BLBI, Century, Freeport, Blok Cepu, Ilegal Loging, Pencurian ikan, Korupsi, mafia pajak, mafia hukum, dan kasus- kasus yang lainnya, seperti tulisan diawal tadi kalau mau dirunut sepertinya akan menambah masalah dalam tulisan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari ini kita mulai meragukan apakah bangsa ini dapat selesai dari keterpurukan yang ada, bahkan mungkin karena rumitnya masalah yang ada membuat kita sendiri sudah pasrah dan mengikuti mekanisme yang ada. kebaikan sudah mulai ditinggalkan dengan slogan-slogan aneh, seperti " mencari yang halal saja susah, apalagi yang halal", atau " yang penting kita bisa makan", bahkan ada yang begitu skeptis " itukan derita dia bukan derita saya". kalimat-kalimat diatas yang dipopulerkan rakyat bawah ternyata sudah banyak di ungkapkan oleh kaum-kaum intelektual. lihat saja dunia kampus hari ini apa yang mereka kejar, sepertinya ranah keilmuah bukan lagi fokus utama sebagian mahasiswa di Indonesia, saya katakan sebagian karena ditengah itu dunia kampus masih menjadi primadona untuk mencetak kader-kader penerus bangsa ini, penerus untuk perubahan kearah yang lebih baik. kembali kemahasiswa, dunia kampus sekarang sudah meninggalkan konteks seorang mahasiswa yang memperjuangkan aspirasi rakyat, syukur-syukur perubahan, sebagian kampus besar sekarang ini banyak diisi mahasiswa yang kerjanya main kartu, main perempuan, main mata, main judi, dan main lainnya, entah kenapa jika melihat yang seperti itu seperti melihat sekolah Taman kanak-kanak dari pada sebuah universitas.&lt;br /&gt;refleksi bagi kita bersama sekarang ini adalah apa yang bisa kita kontribusikan dari keadaan sekarang ini. setidaknya ada 2 hal yang harusnya dapat kita lakukan bersama, memperbaiki diri dan juga mengajar orang untuk memperbaiki dirinya. fakta sekarang ini, bangsa kita sedang mengalami pengingatan dari Allah SWT, pernahkan kita beristirahat dari bencana paska gelombang Syunami yang meluluh lantahkan bumi Aceh. seakan kita diberikan Pekerjaan Rumah untuk terus berbenah menghadapi teguran ini.dari meletusnya gunung berapi sampai ulat bulu, memang dalam tataran keilmiahan keadaan bencana alam sebagai teguran merupakan wilayah metafisika, yang pembahasannya tidak bisa diterima logika. akan tetapi dalam prakteknya banyak sekali keilmiahan yang dipengaruhi wilayah ini, sehingga seberapa pintar orang menghindari hakikat ke esaan Allah SWT semakin terjelembab orang tersebut dalam keadaan paling bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kira hari ini kita mulai bisa melihat apa yang bisa kita lakukan dari untuk terus memperbaiki diri dan orang lain, sehingga nantinya bangsa ini benar-benar bisa mengejar refolusi yang benar-benar dapat memerdekan bangsa ini. melalui blog ini saya akan membahas permasalahan bangsa ini dan memberikan solusi yang setidaknya dapat di implementasikan oleh individu-individu yang peduli akan nasib bangsa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From : Imam Punarko, Jakarta, Rawamangun.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4900075683432137957-4309409439321647671?l=imampunarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imampunarko.blogspot.com/feeds/4309409439321647671/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/04/negeri-yang-membuat-pusing.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/4309409439321647671'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/4309409439321647671'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/04/negeri-yang-membuat-pusing.html' title='Negeri yang membuat Pusing.'/><author><name>imampunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16629455038424990242</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Kjv7Ca--YVU/Sic3sgs5oDI/AAAAAAAAACc/azJL4Ubjhxg/S220/P5010265.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4900075683432137957.post-3555656307056433317</id><published>2011-03-28T06:53:00.000-07:00</published><updated>2011-03-28T06:53:25.564-07:00</updated><title type='text'>Khutbah ini disampaikan pada 9hb. Zulhijjah Tahun 10 Hijriyah di lembah Uranah, Gunung Arafah.</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:OfficeDocumentSettings&gt;   &lt;o:AllowPNG/&gt;  &lt;/o:OfficeDocumentSettings&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:EnableOpenTypeKerning/&gt;    &lt;w:DontFlipMirrorIndents/&gt;    &lt;w:OverrideTableStyleHps/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="&amp;#45;-"/&gt;    &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;    &lt;m:dispDef/&gt;    &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;    &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;    &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;    &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 13.5pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Wahai manusia, dengarlah baik-baik apa yang hendak kukatakan. Aku tidak mengetahui apakah aku dapat bertemu lagi dengan kamu semua selepas tahun ini. Oleh itu dengarlah dengan teliti kata-kataku ini dan sampaikanlah ia kepada orang-orang yang tidak dapat hadir disini pada hari ini. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Wahai manusia, sepertimana kamu menganggap bulan ini dan kota ini sebagai suci, maka anggaplah jiwa dan harta setiap orang Muslim sebagai amanah suci. Kembalikan harta yang diamanahkan kepada kamu kepada pemiliknya yang berhak. Janganlah kamu sakiti sesiapa pun agar orang lain tidak menyakiti kamu lagi. Ingatlah bahawa sesungguhnya kamu akan menemui Tuhan kamu dan Dia pasti membuat perhitungan diatas segala amalan kamu. &lt;b&gt;Allah telah mengharamkan riba, oleh itu segala urusan yang melibatkan riba dibatalkan mulai sekarang.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;Berwaspadalah terhadap syaitan demi keselamatan agama kamu. Dia telah berputus asa untuk menyesatkan kamu dalam perkara-perkara besar. maka berjaga-jagalah supaya kamu tidak mengikutinya dalam perkara-perkara kecil. Wahai manusia sebagaimana kamu mempunyai hak atas isteri kamu mereka juga mempunyai hak di atas kamu. Sekiranya mereka menyempurnakan hak mereka ke atas kamu maka mereka juga berhak untuk diberi makan dan pakaian dalam suasana kasih sayang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Layanilah wanita-wanita kamu dengan baik dan belemah-lembutlah terhadap mereka kerana sesungguhnya mereka adalah teman dan pembantu kamu yang setia. Dan hak kamu atas mereka ialah mereka sama sekali tidak boleh memasukkan orang yang kamu tidak sukai ke dalam rumah kamu dan dilarang melakukan zina.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Wahai manusia, dengarlah bersunggah-sungguh kata-kataku ini, sembahlah Allah, dirikanlah sembahyang lima kali sehari, berpuasalah di bulan Ramadhan, dan tunaikanlah zakat dari harta kekayaan kamu. Kerjakanlah Ibadah Haji' sekiranya kamu mampu. Ketahuilah bahawa setiap Muslim adalah saudara kepada Muslim yang lain. Kamu semua adalah sama; tidak seorang pun yang lebih mulia dari yang lainnya kecuali dalam taqwa dan beramal soleh. Ingatlah, bahawa kamu akan menghadap Allah pada suatu hari untuk dipertanggungjawabkan di atas segala apa yang telah kamu kerjakan. Oleh itu awasilah agar jangan sekali-kali kamu terkeluar dari landasan kebenaran selepas ketiadaanku. Wahai manusia, tidak ada lagi Nabi atau Rasul yang akan datang selepasku dan tidak akan lahir agama baru. Oleh itu wahai manusia, nilailah dengan betul dan fahamilah kata-kataku yang telah aku sampaikan kepada kamu. Sesungguhnya aku tinggalkan kepada kamu dua perkara, yang sekiranya kamu berpegang teguh dan mengikuti kedua-duanya. nescaya kamu tidak akan tersesat selama-lamanya. Itulah Al-Quran dan Sunnahku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Hendaklah orang-orang yang mendengar ucapanku, menyampaikan pula kepada orang lain. Semoga yang terakhir lebih memahami kata-kataku dari mereka yang terus mendengar dariku. Saksikanlah Ya Allah, bahawasanya telah aku sampaikan risalah-Mu kepada hamba-hamba-Mu... &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 18pt;"&gt;Dari Abdullah bin 'Amr r.a., Rasulullah s.a.w. bersabda:&lt;br /&gt;"Sampaikanlah PesanKu Biarpun Satu Ayat..."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4900075683432137957-3555656307056433317?l=imampunarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imampunarko.blogspot.com/feeds/3555656307056433317/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/03/khutbah-ini-disampaikan-pada-9hb.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/3555656307056433317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/3555656307056433317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/03/khutbah-ini-disampaikan-pada-9hb.html' title='Khutbah ini disampaikan pada 9hb. Zulhijjah Tahun 10 Hijriyah di lembah Uranah, Gunung Arafah.'/><author><name>imampunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16629455038424990242</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Kjv7Ca--YVU/Sic3sgs5oDI/AAAAAAAAACc/azJL4Ubjhxg/S220/P5010265.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4900075683432137957.post-2263189939383415802</id><published>2011-03-22T00:28:00.000-07:00</published><updated>2011-03-29T21:24:21.461-07:00</updated><title type='text'>Tumbuh dan Berkembangnya FoSSEI dan tantangan kita hari ini.</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;div style="color: black; text-align: left;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Kalau FoSSEI ada hingga hari ini, itu karena ia diteriaki,&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black; line-height: 200%; text-align: left;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Di tempa, dan di gilas dengan pemikiran konstruktif dan destruktif&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black; line-height: 200%; text-align: left;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Secara harfiah ia berasal dari dalam,&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black; line-height: 200%; text-align: left;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Namun hakikatnya ia terpisah.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black; line-height: 200%; text-align: left;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Sehingga keberadaannya sesungguhnya semakin kuat &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black; line-height: 200%; text-align: left;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Walaupun pasang atau surut gelombang.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sekarang  saatnya para pemuda Ekonom Rabbani bangkit, pemuda yang saat memimpin  berani berbicara, yang saat di pimpin pun berani bergerak, bahkan saat  masanya sudah berlalu namun apa yang ditinggalkannya tidak sedikitpun  luntur. Di yakini atau tidak hari ini banyak sekali pelajaran yang dapat  kita terima dari perjalanan sebuah pergerakan, dimana ia kadang tumbuh  dan kadang pula menyusut, namun hari ini kita bisa pastikan bahwa FoSSEI  terus tumbuh, walaupun sebagian orang menyangsikan pertumbuhannya,  tidak yakin akan arah tujuannya, bahkan tidak peduli mau kemana ia  bergerak, mendekati matahari atau sebaliknya, kare&lt;br /&gt;na kita yang memastikan itu, kerja kita yang me&lt;br /&gt;membuat kita yakin akan hal ini.&lt;/div&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;Dalam ilmu biologi saja kita akan melihat bahwa ada jenis tumbuhan yang dapat tumbuh tanpa bantuan sinar matahari. Tumbuhan ini ada. namun karena tidak mendapatkan siraman sinar matahari maka namanya pun ikut tidak sepamor tanaman yang biasa kita lihat dibawah sinar matahari. Hari ini banyak sekali tumbuhan-tumbuhan ini yang begitu terkenal, bukan karena sering dilihat namun karena orang-orang yang melihatnya butuh perjuangan luar biasa hanya untuk melihat bentuk nya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;Begitulah hakikat makhluk kehidupan ia akan terus mengikuti apa yang ada di sekitarnya, ia akan belajar bagaimana ia bisa tumbuh walaupun keterbatasan riski yang ia terima. Setidaknya sejak kecil kita belajar dari cicak yang makanannya ternyata terbang, namun ia tidak lantas punah, kita melihat dari katak yang nasibnya hampir sama namun ia ada sampai hari ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;Kembali ke adanya tumbuhan tadi, hari ini kita lihat dan saksikan bahwa begitulah siklus kehidupan Di FoSSEI pun hari ini, ia adalah tumbuhan dimana ada sebagian daerah yang tumbuhan ini kurang mendapatkan sinar bahkan ada tumbuhan yang terlalu banyak mendapatkan sinar, tapi kita saksikan ia terus tumbuh, jangan sangsikan Perkembangan&amp;nbsp; Sulawesi Selatan Namanya belum terlalu di perhitungkan hari ini, namun penulis yakini bahwa Sulawesi Selatan akan terus mengakar dan tumbuh di teritorialnya. Kita pernah lihat Bali yang&amp;nbsp; ternyata mampu menyihir para pendatangnya saat perhelatan Temilnas bahkan hari ini rekor membuat banyak wilayah terus berbenah menyaingi keberhasilannya, sebentar lagi Kalimantan selatan,&amp;nbsp; dan bumi-bumi dimana FoSSEI itu terus tumbuh bergema dan bangkit.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;Kelu rasanya tangan ini ingin mengutarakan maksud hati dan bayang-bayang masa depan FoSSEI, sungkan rasanya diri ini mengharapkan bukaan hati dari para pejuang FoSSEI mengingat kadang ada saatnya diri ini lalai dan lupa akan hakikat perjuangan ini, bahkan sering rasanya diri ini begitu luluh dalam problematika yang sebenarnya diciptakan untuk memperkuat perjuangan dakwah ini, dakwah FoSSEI, dakwah Ekonomi Islam, dakwah tatanan, dakwah kultur, dan apapun itu demi tegaknya kalimat Allah SWT.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;Ya, kalimat Allah SWT ini lah yang terus kita perjuangankan untuk hadir dalam setiap transaksi perekonomian yang sekarang ini ada, kalimat yang saat ini di dikotomikan dengan disiplin ilmunya sendiri, kalimat yang bahkan terlupakan saat skripsi, tesis, dan disertasi. Karena memang dalam disiplin ilmu ekonomi sendiri rasanya terlalu tabu membawa makna-makna ilahiah didalamnya, untunglah jurusan-jurusan ekonomi islam, lomba karya tulis ekonomi islam, jurnal dan&amp;nbsp; artikel ekonomi islam. Mulai menghilangkan system ilmiah bobrok ini yang sampai saat ini tidak bisa memberikan apa-apa pada kesejahteraan dunia seperti apa yang diharapkan oleh ekonomi ribawi ini. Namun inilah ranah kita, ranah yang masih jarang untuk ditegakkan dibeberapa wilayah pembangunan FoSSEI itu sendiri. Namun begitulah kita hari ini terus tumbuh walaupun matahari belum masuk menyinari perjuangan ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;Banyak alasan untuk FoSSEI bergerak maju menantang gelombang zaman yang terus mengikis idealisme FoSSEI itu sendiri, sebanyak itu pula banyak alasan meruntuhkan tebing- tebing karang yang telah di Bangun FoSSEI sejak awal keberadaaannya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;Hari ini kita menjadi mahasiswa yang berani bersifat kritis,fundamental, dan terstruktur. Dan detik ini&amp;nbsp; kita bergerak sembari merangkai mimpi-mimpi masa depan. Bukan lantas program kerja melalaikan kita, syuro-syuro mengalihkan kita, dan kesibukan melupakan kita dari kerja dakwah ini. Laiknya pohon tadi ia akan terus tumbuh, ia tidak lantas punah akibat masalah yang ada di sekitarnya, ketiadaan matahari, ketidakmampuan terbang, kekurangan daya berkembang membuat kita menghilang dan terlupakan. Kita bisa tumbuh tanpa harus menunggu matahari menerobos tembok cadas kultur dan kebiasaan, mengharap pohon yang sudah menjulang tinggi roboh agar kita bisa tumbuh, atau memimpikan kita kaya akan sumber daya militan yang akan menciptakan karakteristik kita selaku organisasi FoSSEI, organisasi pergerakan ekonomi islam.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;Karakteristik kita jelas, tujuan kita terang, harapan kita sudah terejawantahkan melalui program dan tinta sejarah organisasi FoSSEI. Hanya hari ini kita yang terus berjuang merangkai program agar tak dipandang rendah, meneruskan tinta-tinta emas FoSSEI atau sekedar menyambungkan agar generasi selanjutnya tidak canggung, atau mungkin kita bisa menjadi pondasi-pondasi dasar yang terlupakan namun kuat dan tidak luntur layaknya cat-cat yang menghiasi tembok. Kembali lagi yang menilai dakwah ini adalah yang maha tinggi, yang maha tahu, yang maha pengasih, yaitu Allah SWT. Selanjutnya khudwah kita Rasullulah SAW yang saat ini menjadi SOP (Standard Operational Product) dari karakter dakwah ini, yang tidak sama dengannya akan hilang tak berbekas sedangkan yang mirip dan serupa akan tertanam di lubuk sanubari lingkungannya.&amp;nbsp; Dan terakhir muslim selaku saudara seiman kita akan sadar tentang pentingnya perjuangan ini, walaupun mungkin mereka tidak memiliki tingkat keimanan yang subur. Namun karena hari ini kita berani mewarnai kehidupan kita tentang kehidupan islami, tentang jalan ekonomi islam, tentang islam rahmatan lil alamin, lantas mereka paham dan berani berjuang dan perkataannya sesuai dengan apa yang kita katakan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;Semoga Allah SWT memudahkan jalan kita, memperlancar gerakan ini, dan memperkokoh tonggak-tonggak perjuangan ini. Tidak ilmiah semoga di mengerti, tidak sistematis semoga dipahami. Dalam bingkai dakwah ,saudaraku Para Ekonom Rabbani. Allah hu Akbar.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: black; text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: left;"&gt;&amp;nbsp;Rawamangun, menjelang fajar&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4900075683432137957-2263189939383415802?l=imampunarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imampunarko.blogspot.com/feeds/2263189939383415802/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/03/tumbuh-dan-berkembangnya-fossei-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/2263189939383415802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/2263189939383415802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/03/tumbuh-dan-berkembangnya-fossei-dan.html' title='Tumbuh dan Berkembangnya FoSSEI dan tantangan kita hari ini.'/><author><name>imampunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16629455038424990242</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Kjv7Ca--YVU/Sic3sgs5oDI/AAAAAAAAACc/azJL4Ubjhxg/S220/P5010265.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4900075683432137957.post-6625059828994792079</id><published>2011-03-15T20:41:00.000-07:00</published><updated>2011-03-21T06:10:07.949-07:00</updated><title type='text'>Mari Kuatkan Perjuangan kita</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Sesungguhnya dalam  tulisan ini setidaknya hanya sedikit yang punya waktu untuk membacanya, dan lebih sedikit lagi yang rela mendalami isinya.Oleh sebab itu, sampaikan isi tulisan semampu kita kepada rekan saudara kita pejuang ekonomi islam dimanapun kita berada, gaungkanlah visi FoSSEI dengan selayaknya, buatlah mereka mengartikan visi FoSSEI dengan sebenar-benarnya dalam kehidupan sehari-hari.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Apa Kabar para pejuang ekonom Rabbani? Semoga Allah SWT menjaga kita dari setiap godaan hawa nafsu yang terus menggelayuti diri kita, nafsu sendiri merupakan godaan yang terdapat dalam tubuh kita sendiri, ia lebih berbahaya dari pada 60 setan ( al-Ghazali). Setiap masa menuntut perubahan, dan perubahan itu pasti terjadi ia merupakan keniscayaan, sesungguhnya yang tidak berubah itu hanya perubahan itu sendiri. Mari kita terus berhuznudzon pada pergerakan FoSSEI karena memang perubahan kita tergantung dari pemikiran kita sendiri, ia akan mengalami kemerosotan seandainya kita berfikir picik dan berpandangan sempit, begitu juga sebaliknya ia akan mengalami kegemilangan seandainya didalam rongga hati dan pikiran kita terbentuk pemikiran visioner, fundamental, dan religius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teringat kisah perjuangan yang berat ketika Rasulullah SAW menghadapi perang khandaq, bahkan ujian yang sekarang kita terima tidak bagaikan sepucuk daun dalam hutan belantara yang sangat luas. Karena memang begitulah takdir Allah SWT memberikan contoh kepada mereka yang mau berfikir, Allah SWT punya kuasa menunjukkan mukzizat pada saat itu dan memang Allah SWT telah tunjukkan namun Allah SWT punya skenario terbaik, dan seharusnya kita sebagai umat yang diutus kemudian dapat mengambil hikmah dari indahnya skenario ini untuk diterapkan dalam kehidupan kita, terutama dalam berorganisasi.&lt;br /&gt;Kembali kepada kisah diatas, bayangkan bagaimana saat itu kaum muslimin sedang melakukan penggalian untuk membangun parit-parit dalam menghadapi kaum musyrik. Ketika itu, kaum muslimin terhalang untuk menghancurkan sebuah batu besar ketika sedang melakukan penggalian disalah satu bagian dari parit tersebut, seluruh sahabat yang sesungguhnya sedang mengalami kelaparan yang amat sangat tidak dapat menghancurkan batu  tersebut, sehingga mengadulah diantara mereka kepada Rasulullah SAW yang ketika itu turun tangan menghancurkan batu besar itu seorang diri. Ketika itu batu besar itu hancur hanya dengan beberapa kali pukulan kapak, dan menghasilkan beberapa percikan cahaya yang menyebabkan para sahabat bertanya, ya Rasulullah SAW gerangan apa yang terjadi ketika engkau menghancurkan batu tersebut terdapat cahaya yang memancar dari batu tersebut, Rasulullah SAW seketika memberikan sebuah motivasi yang sesungguhnya sangat berharga dan memberikan tenaga baru bagi para sahabatnya yang sedang dirundung permasalahan yang sangat pelik. Telah terbuka kunci-kunci persia, telah terbuka kunci-kunci romawi...(terjemah bebas)  dari kisah ini sahabat yang sekedar memikirkan kemenangan diperang khandaq saja sulit, ternyata di bangun seketika sebuah paradigma bahwa islam akan berjaya kelak. Dan seketika para sahabat mendapat suntikan moril yang sungguh sangat luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya saya selaku  Presidium Nasional FoSSEI berkata bahwa FoSSEI akan menjadi organisasi yang melahirkan pemikir-pemikir ekonomi islam dibidangnya, yang akan lahir orang-orang mampu berlaku zuhud dan wara sesuai dengan porsinya, yang mampu mengaplikasikan dan mengayomi masyarakat untuk sama-sama bergerak membangun peradaban islami. Merupakan sebuah hal yang sesungguhnya suatu hal yang sulit di terima karena ana sadar bahwa ana sendiri masih dalam tingkatan belajar, namun perkataan ini adalah sebuah ungkapan yang sesungguhnya sudah dipikirkan sejak pertama kali FoSSEI berdiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sangat yakin dengan ungkapan saya diatas, karena memang seorang pemimpin harus mampu melahirkan orang yang mampu melahirkan seorang pemimpin. Dan keyakinan itu pasti berlaku bagi setiap orang yang bersungguh-sungguh untuk mengejar visinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“FoSSEI akan menjadi organisasi yang melahirkan pemikir-pemikir ekonomi islam dibidangnya, yang akan lahir orang-orang mampu berlaku zuhud dan wara sesuai dengan porsinya, yang mampu mengaplikasikan dan mengayomi masyarakat untuk sama-sama bergerak membangun peradaban islami”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjuangan membutuhkan pengorbanan bagi para pengembannya, siapa yang lengah maka ia akan tertinggal jauh dibelakang terbengkalai dan terlupakan, tapi siap yang berani untuk bersungguh-sungguh maka hasilnya sudah terlihat walaupun ia sendiri sedang istirahat ketika mengumpulkan tenaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini kita sama-sama membantu kerja dakwah ini dengan bijaksana dan arief, belajar berfikir positif untuk membantu saudara kita yang tertinggal, yang sedang mencoba mengejar, dan yang sudah mendahului. Hari ini kita belajar untuk tidak mempedulikan posisi kita saat ini, ketika kita sadar di belakang maka kita berusaha untuk kedepan dan  yang didepan mencoba melihat kebelakang. Maka, permudahlah dan jangan mempersulit, itu kaidah yang dikatakan baginda nabi Muhammad SAW. Jangan membanggakan teori yang sesungguhnya sulit diterapkan dalam kehidupan saat ini, tetapi kerjakanlah aplikasi yang sudah dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Jangan membiasakan diri dalam perdebatan apalagi dengan saudara yang lebih tua. Karena sesungguhnya perdebatan dapat menghancurkan fitrah kita sebagai seorang pejuang dakwah, sedangkan dengan berdebat dengan orang yang lebih tua dapat menutupi sejarah yang seharusnya kita pelajari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya dalam  tulisan ini setidaknya hanya sedikit yang punya waktu untuk membacanya, dan lebih sedikit lagi yang rela mendalami isinya. Oleh sebab itu, sampaikan isi tulisan semampu kita kepada rekan saudara kita pejuang ekonomi islam dimanapun kita berada, gaungkanlah visi FoSSEI dengan selayaknya, buatlah mereka mengartikan visi FoSSEI dengan sebenar-benarnya dalam kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Rasulullah SAW akan menerima rintangan dakwah yang maha dakhsyat, maka Allah SWT menyiapkan sumber daya yang kuat untuk menerimanya, Rasullulah SAW menerima wahyu surah Al-Muzzammil dan setelah surat Al-Muddasir ( silahkan perdalam isinya). sesungguhnya isra mi’raj merupakan sebuah hal yang meruntuhkan dakwah Rasulullah SAW ketika itu, namun ternyata tidak, ada sosok Abu bakar yang tetap yakin ditengah terpaan pemikiran logika dasar, hingga beliau diberi gelar as-sidiq. Dan lagi-lagi dakwah memiliki pembelanya masing-masing walaupun orang-orang mencoba memendamnya. Dan akhirnya terbukti, perintah shalat telah memberikan kekuatan maha dahsyat yang menghancurkan kedzaliman lata dan uzza yang telah tertanam dalam diri para pemikir quraisy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, sesungguhnya keadaan FoSSEI hari ini dengan segala kekurangannya merupakan bagian dari persiapan menuju organisasi yang siap membangun bangunan ekonomi islam dimasa yang akan datang, yang sesungguhnya telah dibangun oleh orang-orang terdahulu. Pernahkan anda dengar perdebatan mengenai isi kitab ihya ulumuddin. Dalam kitab yang terkenal hingga saat ini mengingat kitab tersebut yang begitu komprehensif, fundamental, dan terstruktur rapi tersebut.  Perdebatan itu terkait dengan mengapa dalam kitab tersebut tidak membahas tentang Bab perang, padahal pada saat itu islam sedang menghadapi perang yang dikenal sepanjang masa yang disebut perang salib. Dan sudah seyogyanya seorang ulama merupakan penyulut awal dalam setiap tulisannya untuk memperkuat kaum muslimin. Menurut beberapa pengkaji kitab tersebut menyatakan bahwa al-ghazali dalam kitabnya sesungguhnya membangun kaum muslimin untuk siap memenangkan perang salib, dan terbukti tidak lama setelah itu tentara muslim mendapatkan momentum kemenangan yang fenomenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga dari kisah-kisah diatas sesungguhnya kita harus siap dahulu membangun ruhiyah diri kita agar nantinya kita siap untuk mengemban amanah kemenangan ini ketika ekonomi islam telah jaya. Mungkin, mulailah saat ini dengan hal-hal yang lebih mendasar, terbiasa, dan berkarakter. marilah membangun kebiasaan shalat secara tepat waktu hari ini, seandainya anda lelaki maka mulailah untuk membiasakan diri untuk selalu shalat berjamaah. Kemudian biasakanlah untuk tidak memperdulikan harta anda, infakkanlah semampu anda setiap hari misalnya 1000 atau 2000. Hindarilah mendengki karena mendengki merupakan kedzaliman yang mencelakakan diri sendiri, jangan lupa mulailah untuk ikhlas, karena sesungguhnya jika anda tidak ikhlas maka kesia-siaan yang akan di terima, pernah dengan kisah 3 golongan yang paling pertama di hisab Allah SWT, mereka merupakan pejuang di dunia yang dimata manusia begitu mulia yaitu para mujahid, ulama, dan dermawan, dan ternyata mereka masuk neraka lebih awal (naudzubillah) dikarenakan mereka menduakan Allah SWT dengan mengharapkan perhatian manusia. Ini merupakan kebiasaan yang disarankan, kapasitas seseorang berbeda-beda, hanya saja kapasitas seseorang sesunggunya tidak terbatas, diri kitalah yang membatasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jazakallah atas perjuangan anda, luruskanlah niat anda hari ini untuk Allah SWT bukan untuk manusia, sesungguhnya saya mengharapkan pengingatan dari anda semua hari ini kepada diri saya yang sesungguhnya memiliki banyak kekurangan. Dan satu hal lagi keluhan yang masih banyak terdengar di antara para pejuang dakwah ekonomi islam hari ini, seperti merasa sendiri,  merasa tidak dipedulikan, dan merasa tersingkirkan. Ketiga hal ini sesungguhnya membutuhkan perhatian positif dari diri kita, seandainya anda merasa sendiri maka anda harus yakin bahwa Allah SWT menginginkan anda sebagai pionir perjuangan sehingga hasil dari perjuangan itu adalah milik anda, seperti Abu Bakar yang kepionirannya membuat timbangan pahalanya seharga pahala seluruh mahluk bumi dan lebih berat lagi. Merasa tidak dipedulikan makan anda diminta untuk lebih peduli kepada orang lain, teringat kaidah sederhana ketika anda memberi sesungguhnya anda menerima. Dan terakhir merasa tersingkir merupakan keadaan yang biasa sering kita dengar, maka saya ingatkan tidak ada yang mampu menyingkirkan diri kita kecuali Allah SWT dan diri kita sendiri, maka buatlah diri kita terus berada dalam jalur perjuangan dakwah ini.&lt;br /&gt;Al Haqqu min rabbika fala takunanna minal mumtarin. Wassalamualaikum Wr Wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;by Imam Punarko&lt;br /&gt;Koordinator Presidium Nasional 2010-2012 &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4900075683432137957-6625059828994792079?l=imampunarko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imampunarko.blogspot.com/feeds/6625059828994792079/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/03/mari-kuatkan-perjuangan-kita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/6625059828994792079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4900075683432137957/posts/default/6625059828994792079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imampunarko.blogspot.com/2011/03/mari-kuatkan-perjuangan-kita.html' title='Mari Kuatkan Perjuangan kita'/><author><name>imampunarko</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16629455038424990242</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Kjv7Ca--YVU/Sic3sgs5oDI/AAAAAAAAACc/azJL4Ubjhxg/S220/P5010265.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
